Agus Pramono Lepas Kontingen Karang Pamitran Nasional dan Kukuhkan Satgas Pramuka Peduli

Print Friendly and PDF


KARANG PAMITRAN NASIONAL – Penjabat Bupati Kapuas Agus Pramono S.Sos menyerahkan bendera kontingen kepada Dr H Suwarno Muriyat selaku Ketua Kontingen Cabang Gerakan Pramuka Kapuas mengikuti Karang Pamitran Nasional 2018 di Lebakharjo Jawa Timur.


KUALA KAPUAS – Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kapuas mengikutsertakan sebanyak 35 Pelatih dan Pembina Pramuka pada Karang Pamitran Nasional (KPN) yang akan digelar sejak 13 hingga 19 Agustus mendatang di Lebakharjo, Malang Jawa Timur dan direncanakan akan dhadiri Presiden Joko Widodo.

Adapun pelepasannya langsung dilakukan oleh Penjabat Bupati Kapuas Agus Pramono S Sos yang juga Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kapuas Sabtu (11/8/2018) pagi di Sanggar Pramuka Kapuas.

Agus Pramono dalam sambutannya selain mengajak peserta KPN agar memanfaatkan pertemuan besar Pelatih dan Pembina Pramuka se Indonesia untuk saling bertukar pengalaman dan pengetahuan (scouting skill) demi peningkatan kualitas dan kuantitas Pramuka, juga menceritakan pengalamannya ketika menjadi Pramuka Penggalang dan Penegak.

“Setiap akhir pekan kami berkemah, hyking, semaphore juga kegiatan peduli lingkungan. Dalam suasana bergembira rasa kekeluargaanpun semakin bertambah. Semua kegiatan bisa kami laksanakan setelah melalui perencanaan yang matang, pembagian tugas dan tanggungjawab dari Pembina kami serta memegang teguh kepercayaan dari orang tua,” kenang Agus.

Suami dari Andayani SE ini juga menjelasakan, setiap anak bangsa khususnya Pramuka wajib memiliki rasa kebangsaan yang tinggi.

Keikutsertaan Kakak-Kakak pada KPN dan Studi Kaji Pengelolaan Kwartir agar semakin memantapkan diri sebagai Pelatih dan Pembina Pramuka. Tujuannnya adalaha agar mampu membangun anak dan pemuda yang berkarakter, berkualitas, sehingga pada saatnya nanti mereka mampu membangun dirinya sendiri dan bersama-sama masyarakat membangun bangsa dan negara.

"Mari kita kuatkan moto dan semboyan kita Satya ku kudarmakan dan darma ku kubaktikan, agar jaya Indonesia yang berlandaskan ikhlas bakti bina bangsa ber budi bawa laksana,” pinta Agus

Di akhir sambutannya ia mengingatkan bahwa gempa bumi yang melanda Lombok dan Bali bebrapa hari lalu merupakan duka kita semua sekaligus peringatan agar selalu mengingat sang Khalik. 

“Satgas Pramuka Peduli yang saya kukuhkan hari ini segera bergerak bersama seluruh komponen Kepramukaan serta berkoordinasi kepada Dinas Sosial dalam pengumpulan dana. Keikhlasan kita menyisihkan sebagian rejeki akan benilai pahala bekal diakhirat kelak. Adapun dana yang kita serahkan akan meringankan beban penderitaan saudara-saudara kita yang tengah tertimpa musibah,” ucapnya.

Sebelumnya H Suwarno Muriyat melaporkan bahwa kontingen yang dipimpinya berjumlah 35 Pelatih dan Pembina Pramuka Kapuas.

Sebanyak 15 Andalan Cabang Kapuas dari Pusdiklatcab, Pembina Siaga, Penggalang, Penegak/Pandega sebagai peserta KPN selama seminggu akan menetap di desa Lebakharjo sebuah desa percontohan kehidupan kepramukaan bahkan telah berhasil melaksanakan hingga event internasional di antaranya Kemah Asia Pasifik dan World Community Development Camp.

Adapun 20  peserta Studi Kaji Pengelolaan Kwartir adalah para Andalan Cabang Kapuas yang akan mengkaji kelola Kwartir di desa Labakharjo maupun Kota Malang dan Surabaya.

“Saya mewakili seluruh Kontingen menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas yang telah memberikan belanja hibah untuk mengikuti kegiatan tingkat nasional ini. Target kami kedepan sepulang dari KPN adanya perubahan, inovasi dan peningkatan kualitas pengelolaan Gugusdepan, Satuan Karya maupun Kwartir Ranting dan Cabang,” pungkas H Suwarno.[angga]


TAG