289 Bacaleg Masuk DCS, 6 Lainnya Dinyatakan Gugur

Print Friendly and PDF


BUNTOK - Sebanyak 289 Bakal Calon Legislatif (Bacaleg), yang ditetapkan oleh KPUD Barito Selatan masuk dalam Daftar Calon Sementara (DCS), sedangkan enam lainnya dinyatakan gugur.

Sedikitnya 289 Bacaleg dari 15 Parpol pendaftaran selain PBB yang memang dari awal tidak mengajukan pendaftaran, akhirnya bisa bernafas sedikit lega setelah dinyatakan lolos hingga ketahap DCS oleh KPUD Barsel.

Data ini, disampaikan oleh Ketua KPUD Barsel, Bahruddin, kepada awak media, seusai kegiatan Penyerahan Hasil Verifikasi Perbaikan Dokumen Persyaratan Bacaleg dan Persetujuan Terhadap Rancangan DCS, Bacaleg DPRD Barsel 2019 - 2024, di Aula Kantor KPUD setempat, Jumat (10/8/2018).

289 Bacaleg yang lolos hingga ketahapan DCS ini sendiri, terdiri dari 176 Bacaleg Laki-laki dan 113 Bacaleg Perempuan.

Ada beberapa hal yang menyebabkan sebanyak 6 orang Bacaleg dinyatakan gugur, dari jumlah pendaftaran awal sebanyak 295 orang.

"Ada beberapa hal yang menyebabkan keenam orang Bacaleg tersebut gugur, salah satunya seperti yang pernah kita beritahukan sebelumnya, ada yang berstatus mantan narapidana korupsi dan ada pula yang kelengkapan berkasnya tidak memenuhi syarat," jelas Bahruddin.

Lebih lanjut, diterangkan Bahruddin, keenam Bacaleg yang gugur tersebut adalah, tiga orang merupakan Bacaleg Partai Hanura, satu orang Bacaleg PSI, satu dari PKPI dan terakhir satu orang dari PKS.

"Untuk Hanura sendiri, karena gugurnya ketiga orang tersebut, maka bisa dipastikan mereka tidak memiliki Bacaleg untuk Dapil I, Kecamatan Dusun Selatan," bebernya.

Selain permaslahan gugurnya enam orang Bacaleg tersebut menjadi DCS, Bahruddin juga mengungkapkan bahwa ada dua Parpol peserta yang mengganti Bacaleg mereka pada masa perbaikan berkas, yakni PDIP dan PSI.

"Karena tidak lengkap berkas dari Bacaleg sebelumnya, maka dua Parpol ini kemudian mengganti Bacaleg mereka dengan yang baru, masing-masing satu orang dari PDIP dan satu lagi dari PSI," ungkapnya.

Setelah ditetapkannya DCS, pada tanggal 12-14 Agustus 2018 akan diumumkan kepada publik, maka selama 10 hari kedepan atau tepatnya tanggal 12-21 Agustus 2018, masyarakat dipersilahkan untuk memberikan masukan dan tanggapan terkait DCS Bacaleg yang telah diajukan oleh masing-masing Parpol.

Apakah nanti memenuhi syarat atau tidaknya, tergantung dari hasil klarifikasi oleh KPUD terhadap Parpol pengusung, terkait benar atau tidaknya masukan ataupun tanggapan dari masyarakat.

"Memenuhi syarat atau tidaknya Bacaleg DCS ditetapkan menjadi DCT, tergantung hasil klarifikasi dari Parpol pengusung," tutup Bahruddin.[tampetu]


TAG