TP PKK Kapuas Kunker ke Pujon dan Timpah

Print Friendly and PDF


KUNJUNGAN KERJA – Foto bersama camat Kapuas tengah  dan peserta sosialisasi pada saat Kunjungan dan sosialisasi Gerakan Nasional Orang Tua Membacakan Buku (Gernas Baku) dan Kampanye Imunisasi Measles Rubella (MR) TP PKK Kabupaten Kapuas Ke TP PKK Kecamatan Kapuas Tengah, beberapa waktu lalu.

KUALA KAPUAS – Kunjungan dan sosialisasi Gerakan Nasional Orang Tua Membacakan Buku (Gernas Baku) dan Kampanye Imunisasi Measles Rubella (MR) TP PKK Kabupaten Kapuas Ke TP PKK Kecamatan Kapuas Tengah dan Kecamatan Timpah, beberapa waktu lalu.

TP PKK dipimpin oleh PJ Ketua PKK Kabupaten Kapuas Andayani Agus Pramono, SE bersama dengan sekretaris TP PKK Kapuas Evelin Rianova, SE dan pengurus TP PKK Kapuas kembali melakukan kunjungan kerja pada 23 Juli 2018 kedua kecamatan yaitu Kecamatan Kapuas Tengah, Pujon dan Kecamatan Timpah.

Kunker tersebut dilaksanakan dalam upaya mensosialisasikan Gernas Baku dan Kampanye Imunisasi Measles Rubella (MR). Kunker kali ini dilaksanakan bersama dengan Ketua TP PKK dan kader TP PKK Kecamatan, Guru PAUD, tenaga kesehatan dari puskesmas kecamatan, dan Kader Posyandu. 

Adapun narasumber Imunisasi MR dalam kegiatan tersebut, yaitu dr Tonun Irawati sedangkan pemateri untuk Gernas Baku adalah Marce SPd.

PJ Ketua TP PKK Andayani Agus Pramono, SE dalam sambutannya menyampaikan kunker yang dilakasanakan bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran orang tua untuk rajin membacakan buku untuk anak agar meningkatakan niat baca anak.

“Membiasakan membaca memang bukanlah perkara yang mudah, perlu dukungan dari berbagai pihak. Pemerintah melalui program Gerakan Nasional Orangtua Membacakan Buku (Gernas Baku). Gerakan ini adalah gerakan yang dicanangkan oleh pemerintah melalui Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI guna mendukung inisiatif dan peran keluarga dalam meningkatkan minat baca anak melalui pembiasaan, di rumah, satuan PAUD, dan di masyarakat,” ungkap Andayani.

Dalam kesempatan yang sama ia juga menjelaskan vaksin MR adalah jenis imunisasi yang berfungsi untuk melindungi tubuh dari penyakit Campak (Measles) dan campak Jerman (Measles Rubella). Maka, vaksin MR perlu diberikan pada anak untuk mencegah kedua penyakit ini, juga untuk mencegah penyebarannya kepada anak-anak lain.

Dalam kesempatan yang sama dalam materi yang disampaikan mengenai Gernas Baku, Marce SPd menjelaskan betapa pentingnya gerakan ini direalisasikan bagi setiap orang tua, hal ini bertujuan untuk menciptkan generasi anak Indonesia khususnya anak-anak kabupaten Kapuas yang cerdas dan memiliki pengetahuan yang luas melalui kebiasaan membaca buku.

“Gerakan Nasional Orang Tua Membacakan Buku (Gernas BAKU) adalah suatu gerakan untuk mendukung inisiatif dan peran keluarga Indonesia dalam meningkatkan minat baca anak melalui pembiasaan di rumah, membaca dapat diibaratkan membuka jendela dunia, karena dengan membaca akan menambah ilmu dan wawasan kita. Membaca juga akan membentuk pola pikir baru dan akan meningkatkan kemampuan seseorang dalam menemukan berbagai keunikan dan hal baru yang berguna bagi kehidupan,” tutur Marce.

Dijelaskan lebih lanjut, Hasil survei  Programme for International Student Assessment (PISA) pada tahun 2015 menunjukan bahwa Indonesia berada di urutan ke 64 dari 72 negara. Menurut survei Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2015, sebanyak 91,47 persen anak usia dini lebih suka menonton televisi dan 13,11 persen suka membaca.

Berdasar dua survei tersebut dapat dikatakann bahwa tingkat membaca anak Indonesia masih kurang kususnya untuk anak usia dini. Abad 21 membutuhkan anak yang mampu berfikir kritis, kreatif, komunikatif dan mampu berkolaborasi. Orang tua dituntut mendampingi putra putrinya untuk menguasai beragam kecakapan literasi.[angga]


TAG