SMPN 3 Selat Wakili Kalteng sebagai Peserta UKS Nasional

Print Friendly and PDF


PENINJAUAN – Tim Dewan Juri Sekolah Sehat Tingkat Nasiolan Tahun 2018 dari Kementerian Pendidikan, Kementerian Kesehatan dan Kementerian Agama melakukan survey atau penilaian secara langsung ke SMPN 3 Selat Kuala Kapuas yang menjadi peserta Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional mewakili Provinsi Kalimantan Tengah. Diawali dengan cuci tangan bersama, peninjuan dan melihat penampilan unit kegiatan siswa/siswi SMPN 3 Kuala Kapuas.

KUALA KAPUAS – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Selat Kuala Kapuas masuk dalam peserta Sekolah Sehat Tingkat Nasional Tahun 2018 yang mewakili Provinsi Kalimantan Tengah.

Untuk itu, tim penilai atau Dewan Juri Sekolah Sehat Tingkat Nasional Tahun 2018 baik dari Kementerian Pendidikan, Kementerian Kesehatan dan Kementerian Agama melalukan survey atau penilaian langsung di SMP Negeri 3 Selat, Senin (23/7/2018) lalu.

Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas yang mana saat itu diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. Hidayatullah, dan Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Harini Irawati, S.Pd serta para guru SMPN 3 Selat.

Dalam kunjungan tersebut sebelumnya dilakukan prosesi adat Pantan Bahalai untuk menyambut tamu yang baru pertama kali datang di Kabupaten Kapuas dan disambut dengan tarian adat selamat datang oleh siswi SMPN 3 Selat Kuala Kapuas.

Harini Irawati dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada dewan juri sekolah sehat tingkat nasional maupun Pemerintah Provinsi Kalteng, karena SMPN 3 Selat diberikan kesempatan untuk mewakili Kalteng ke tingkat nasional.

“Kami mengucapkan syukur dan berterima kasih pula kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas atas kerja samanya untuk membangun sekolah ini menjadi sekolah sehat,” ucapnya.

Ia juga memberikan penghargaan dan apresiasi atas kerja sama yang terjalin diantara guru-guru dan siswa serta dalam mempersiapkan sekolah menjadi peserta Sekolah Sehat Tingkat Nasional.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan, SMPN 3 Selat memiliki mitra kerja dengan perusahaan PT PAMA PERSADA yaitu perusahaan batu bara dari Buhut, yang mana selalu membantu pihak sekolah dalam membangun sekolah menjadi sekolah sehat.

“Kami berharap kerja sama ini tidak akan berhenti sampai disini saja, ada kesepakatan yang berkesinambungan karena sebagai informasi pula bahw bulan depan sekolah kami mewakili Kalteng menjadi sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional,” ungkapnya.

Apabila diberi kesempatan menjadi juara tingkat nasional tahun 2018, ia berharap dapat mengimbaskan aura positif UKS (Unit Kesehatan Siswa) itu kepada sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Kapuas terutama masyarakar di sekitar sekolah, bagaimana berprilaku hidup sehat dan berakal budi pekerti yang baik dengan harapan masyarakat Kapuas menjadi sehat dan cerdas.

“Terutama kami SMP Negeri 3 Selat mendukung program Pemerintah Kabupaten Kapuas yang mana visi yang ada yaitu menjadikan Kabupaten Kapuas sebagai Kabupaten yang cerdas, harati dan sehat. Dan ini juga sama menjadi motto dan harapan dari Provinsi Kalteng,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Juri Mukhlis Cahyo dari Kementerian Pendidikan mengatakan untuk tahun 2018 sekolah yang ikut sebagai peserta kategori sekolah sehat sebanyak 96 peserta terdiri dari tingkat SD, SMP, SMA.

Ia mengatakan, pelaksanaan dilakukan sebanyak empat tahap dan terakhir apabila dipilih menjadi juara tingkat nasional, pada bulan Oktober akan diundangan ke Jakarta untuk menerima penghargaan.

Mukhlis mengatakan, SMPN 3 Selat sudah masuk dalam kategori sekolah sehat tingkat nasional karena dipilih oleh daerah sebagai peserta yang mewakili Provinsi Kalteng ke tingkat nasional.

“Kita akan tunggu hasilnya karena akan dipilih yang terbaik dalam 2 kategori juara yaitu juara terbaik kategori best performance dan kategori upaya atau usaha serta kerja sama dari komponen masyarakat,” terangnya.

Ia berharap sekolah yang dijadikan sebagai peserta sekolah terbaik tingkat nasional dapat menjadi dampak yang baik dalam hal menjadi UKS percontohan bagi sekolah lain.

“Sebetulnya SMPN 3 sudah menjadi juara nasional karena dipilih oleh provinsi dan dipercayakan mewakili tingkat nasional, hanya dari nasional kita pilih yang mana yang terbaik,” tutur Mukhlis.[angga]


TAG