Paslon Ini Ancam Turunkan 15 Ribu Massa ke Kantor KPU Pulpis

Print Friendly and PDF


PULANG PISAU - Dalam aksi Demo yang digelar simpatisan Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 1 (satu) H Idham Amur dan H Ahmad Jayadikarta (Idham-Jaya), Senin (2/7/2018) yang berlangsung di Kantor Dukcapil Kabupaten setempat tidak berjalan lancar.

Pasalnya, pihak penyelenggara dalam ini KPU dan Panwas tidak melengkapi komisioner ataupun divisi pada aksi dialog dengan pihak Idham-Jaya.

Hal tersebut tentunya membuat pihak Idham-Jaya merasa sangat kecewa, karena pihak yang hadir tidak sesuai kesepakatan.

"Kami kecewa, pihak-pihak yang hadir tidak sesuai dengan kesepakatan kemarin. Kami inginnya aspirasi kami didengarkan oleh 5 komisioner KPU dan 3 Komisioner Panwaslu Pulpis. Hadir tadi cuma 2 dari KPU dan Ketua Panwaslu didampingi 1 orang rekannya saja. Ini kami sangat kecewa," ucap Ketua Tim Pemenangan Idham-Jaya, H Ahcmad Amur.

Pada kesempatan itu pihak yang merasa keberatan dengan pelaksanaan pilkada Pulpis 2018 itu terpaksa membubarkan diri dengan sejumlah massa dari simpatisan Idham-Jaya.

Sebelum membubarkan diri pihaknya sempat mengancam akan kembali menggelar aksi yang lebih besar lagi, apabila pihak KPU dan Panwaslu Pulpis tidak menghadirkan 5 Komisioner KPU dan tiga komisioner Panwaslu Pulpis hingga batas waktu yang ditetapkan.

"Hari ini kami mengalah, kami mundur dengan tertib, namun jika KPU dan Panwaslu tidak mengindahkan yang kami inginkan, hingga tanggal 4 Juli 2018. Jika tidak dipenuhi, kami akan demo yang lebih besar lagi pada tanggal 5 Juli 2018. 15 ribu massa simpatisan akan kami datangkan ke KPU Pulpis, nantinya," ucap mantan Bupati Pulpis dua periode itu.

Dalam aksi demo oleh pihak Idham-Jaya, Senin (2/7/2018) sekitar pukul 08.30 WIB pagi itu, sekitar 500 massa Idham Jaya hadir memadati halaman kantor Disdukcapil Pulpis.

Dalam hal demo ini, pihaknya mengaku telah mengantongi bukti-bukti pelanggaran yang dilakukan oleh pihak Disdukcapil dan KPU Pulpis, dalam hal ini PPK dan KPPS, yang kami duga telah melanggar dan mencorang pesta demokrasi di Bumi Handep Hapakat ini.

"Kami menduga ini ada permainan yang sengaja diatur dan dipermainkan oleh pihak penyelenggara. Inilah sejumlah dugaan yang ingin kami sampaikan," ungkapnya.

Mereka berharap dengan adanya dugaan temuan-temuan tersebut, Pilkada Pulpis ini dapat dilakukan ulang, agar pesta demokrasi rakyat di Bumi Handep Hapakat bisa disalurkan dengan jujur dan adil.

"Kami sudah memenuhi permintaan, massa yang kami hadirkan hanya 500 orang, kami demo dengan aman. Apa susahnya mereka menghadirkan yang kami inginkan," ungkapnya.

Dari pantauan di lokasi demo, aksi damai berjalan dengan tertib, aman dan kondusif. Sedikitnya ada sebanyak 363 personel TNI/Polri yang mengamankan jalannya aksi tersebut.[manan]


TAG