"Lompat Pagar" Anggota Dewan Harus Mundur dari DPRD

Print Friendly and PDF


BUNTOK - Bagi semua anggota DPRD yang mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) pada pemilu serentak tahun 2019, melalui Partai Politik (Parpol) yang berbeda dari Parpol sebelumnya, harus mundur dari jabatannya sebagai anggota DPRD.

Hal ini, disampaikan oleh Ketua KPUD Barito Selatan, Bahruddin, kepada KabarKalteng, Rabu (18/7/2018), saat ditemui dikantornya.

Diterangkan Bahruddin, sesuai dengan PKPU Nomor 20 tahun 2018, secara tegas menyatakan bahwa setiap Bacaleg yang merupakan anggota DPRD dan mendaftarkan diri melalui Parpol berbeda dengan sebelumnya, harus mengajukan surat pernyataan mengundurkan diri dari jabatan sebagai anggota DPRD dan dari Parpol yang mengusungnya sebelumnya.

Persyaratan ini, dikemukakan oleh Bahruddin, merupakan hal mutlak yang harus dipenuhi oleh pendaftar, sampai dengan jadwal terakhir masa perbaikan berkas pendaftaran, yakni 22-31 Juli 2018 mendatang.

"Kalau tidak dilampirkan syarat itu, maka bisa dipastikan yang bersangkutan tidak akan lulus di dalam Daftar Calon Tetap (DCT)," tegasnya.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Bahruddin, terkait dengan adanya kasus sengketa antara yang bersangkutan dengan pihak Parpol pengusung sebelumnya, hal itu menurut Bahruddin, merupakan bukan ranah KPUD untuk mengetahuinya.

"Kami tetap berpatokan hanya dengan PKPU, kalaupun ada sengketa yang belum selesai antara pihak Parpol dengan pendaftaran, hal itu bukan urusan kami," ucapnya.[tampetu]


TAG