• Latest News

    Minggu, 08 Juli 2018

    Lima Tahun Anjlok, Harga Karet Dikeluhkan Warga


    BUNTOK – Banyak petani karet di Kecamatan Gunung Bintang Awai (GBA) dan Dusun Utara, Kabupaten Barito Selatan, mengeluhkan harga karet yang sudah dalam kurun waktu lima tahun ini, tak kunjung juga membaik.

    Salah satu petani karet Desa Tabakanilan, Kecamatan GBA, Kurlei, yang mengatakan, harga getah karet anjlok sudah kurang lebih lima tahun ini.

    “Harga getah di tingkat petani sudah lima tahun ini, hanya berkisar di Rp 5.500 sampai Rp 6.000 per kilogramnya,” kata Kurlei kepada awak media, Minggu (8/7/2018).

    Ia mengungkapkan, dengan harga seperti itu, bisa dibayangkan. Para petani harus kalang kabut membagi penghasilan supaya mencukupi kebutuhan hidup. Hal ini, diperparah dengan harga kebutuhan pokok yang terus menerus mengalami kenaikan.

    "Saat ini harga kebutuhan pokok tidak sebanding dengan harga jual karet. Dan itu kurang lebih lima tahun ini kami rasakan," keluhnya.

    Ditambahkan Kurlei lagi, dengan keadaan seperti ini, bahkan mengakibatkan banyaknya sepeda motor kreditan telah ditarik oleh dialer. Karena dengan anjloknya harga getah karet, para petani lebih memilih untuk membeli sembako daripada membayar kredit.

    “Kita berharap kepada Pemerintah melalui instansi terkait agar bisa memantau harga kebutuhan pokok agar bisa mengurangi beban kami,” pintanya.

    Hal senada diungkapkan, Retno petani karet dari Km. 22 Desa Tamparak, Kecamatan Dusun Utara, tak kunjung membaiknya harga karet dan melambungnya harga kebutuhan pokok, seakan mencekik leher para petani.

    Amburadulnya harga karet ini, lanjut dia, amat sulit diprediksi karena para petani tidak bisa melihat atau mengontrol harga karet, yang terlalu bergantung pada ketentuan para tengkulak.

    “Harga karet di kalangan petani, tidak menentukan karena bergantung pada ketentuan oleh para tengkulak. Sementara para tengkulak, hanya menerima ketentuan harga karet dari pemilik pabrik atau gudang,” ucapnya risau.

    Meski demikian, pihaknya hanya bisa menerima tanpa bisa berbuat apa-apa. Dari itulah, sumber informasi tentang pergerakan harga komoditas pertanian khususnya harga karet, sangat dibutuhkan sehingga para petani tidak buta informasi.[tampetu]


    • Komentar
    • Facebook Komentar

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Lima Tahun Anjlok, Harga Karet Dikeluhkan Warga Rating: 5 Reviewed By: Kabar Kalteng
    Scroll to Top