Kodim 1012 Buntok Cegah Dini Lapor Dini Karhutla

Print Friendly and PDF


BUNTOK - Penerapan istilah Cegah Dini Lapor Dini dalam institusi Tentara Nasional Indonesia (TNI), tampaknya selalu diterapkan oleh jajaran Kodim 1012 Buntok. Terutama dalam penanggulangan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah hukumnya.

"Untuk saat ini memang di wilayah kita, tidak nampak lagi ada titik api.  Akan tetapi kita tidak boleh lengah atau pun lalai dengan keadaan itu, karena musim kemarau sangat berpengaruh besar akan bisa terjadi kebakaran," tegas Komandan Kodim 1012 Buntok Letkol Inf Tuwadi SE MIPol melalui Pasi Intel Kapten Inf Syahidin SH kepada awak media di ruang kerjanya, Jumat (27/7/2018).

Syahidin menguraikan, selain menurunkan anggota dari masing-masing sejumlah Koramil, tidak jarang dirinya bersama komandan kodim langsung turun ke pedesaan untuk menemui para petani dan para pemilik lahan perkebunan. Agar bisa mamatuhi aturan pemerintah untuk tidak melakukan pembakaran hutan.

"Bagaimanapun keadaannya dan dimanapun tempatnya, terkadang kami tetap selalu bersosialisasi kepada masyarakat pedesaan, untuk tidak melakukan pembakaran lahan, jika ingin bercocok tanam," imbuhnya.

Perwira TNI yang menyandang tiga balok di pundak itu memperjelas akibat dari  kebakaran hutan itu sendiri, bahkan akibat yang akan di tanggung oleh para pelaku pembakar hutan.

Kepada seluruh lapisan masyarakat ia mengimbau, jika melihat atau menemui seseorang yang sengaja melakukan pembakaran hutan. Agar sesegera mungkin untuk memberikan laporan kepada aparat keamanan. 

"Oleh sebab itu, kami melakukan pencegahan sedini mungkin agar masyarakat kita bisa memahami bahwa akibat pembakaran hutan itu sangat banyak merugikan orang lain. Untuk para pelakunya jelas akan berujung pada proses hukum yang akhirnya menyeret ke penjara," tukasnya.[kenedy/deni]


TAG