Kerajinan Lokal Kapuas Tarik Perhatian DPRD Mojokerto

Print Friendly and PDF


KEARIFAN LOKAL - Para Anggota DPRD Kota Mojokerto saat berbelanja langsung di sentra pengrajinan rotan yang berada di Desa Pulau Telo Baru Kecamatan Selat Kabupaten Kapuas.

KUALA KAPUAS - Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto H Junaedi Malik didampingi Ketua Komisi I H Riha Mustofa berikut enam anggotanya saat mengkaji program Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (Lapor) dan Program Teknologi informasi lainnya di Kabupaten Kapuas, akhir pekan lalu menyempatkan diri mengunjungi sentra kerajinan rotan dan getah nyatu.

Kedua belas tamu asal Mojokerto yang didampingi Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kapuas, H Suwarno Muriyat menyatakan rasa kagumnya atas kerajinan lokal yang dihasilakn oleh masyarakat setempat.

Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya barang yang diborang oleh orang-orang yang mewakili suara Masyarakat Kota Mojokerto untuk dibawa ke Pulau Jawa.

H Junaedi Malik selaku Wakil Ketua DPRD Mojokerto menerangkan ketertarikannya akan prodak olahan lokal baik anyaman rotan yang berada di Desa Pulau Telo Baru maupun Getah nyatu serta aksesoris khas Kalimantan Tengah di Keluarahan Dahirang. 

"Karena produk olahan lokal ini sangat bagus jadi wajar saja jika teman-teman dari DPRD Kota Mojokerto memborong banyak barang seperti tas, topi, sajadah, kursi dan aksesoris lainnya," beber Wakil Ketua DPRD Mojokerto pada kesempatan itu.

Sementara Plt Kadis Kominfo menerangkan, DPRD Kota Mojokerto sengaja dibawa berkeliling-keliling Kota Kuala Kapuas untuk mengenal bagaimana potensi wisata yang ada di Kota Air. Untuk prodak lokal memang merupakan sebagai pemantapan dan pembentukan dari KIM yang ada di Kabupaten Kapuas.

"Oleh sebab itu kami juga sengaja membawa teman teman dari DPRD Kota Mojokerto untuk melihat langsung bagaimana produk olahan lokal di Kabupaten Kapuas yang merupakan selah satu bentuk promosi dari KIM itu sendiri, dan alhamdulillah produk olahan lokal ini sangat menarik perhatian dari teman-teman DPRD Mojokerto," pungkasnya.[angga]


TAG