Hadapi Musim Kemarau, Polsek Duslir Lakukan Sosialisasi Karhutla

Print Friendly and PDF


BUNTOK - Menghadapi memasuki musim kemarau, Kepolisian Sektor (Polsek) Dusun Hilir, Kabupaten Barito Selatan, mengadakan giat sosialisasi kedesa-desa, dalam rangka antisipasi terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Senin (30/7/2018), dua orang anggota Polsek Dusun Hilir, dipimpin langsung oleh Kapolsek, Ipda Waryoto SH, mendatangi desa Sungai Jaya, Kecamatan Dusun Hilir, Barsel, dalam rangka memberikan sosialisasi mengenai pencegahan dan penanganan Karhutla.

Diterangkan oleh Kapolres Barsel, AKBP Eka Syarif Nugraha Husen SIK MSi, melalu Kapolsek Dusun Hilir, Ipda Waryoto SH, langkah cepat pihak Kepolisian dalam melaksanakan giat sosialisasi ini, merupakan upaya pencegahan dini terjadinya Karhutla, mengingat sekarang sedang memasuki musim kemarau.

"Giat ini, merupakan langkah cepat yang dilakukan oleh Polsek Dusun Hilir, dalam upaya sedini mungkin mencegah terjadinya Karhutla, apalagi sekarang tengah memasuki musim kemarau," terang Waryoto, kepada KabarKalteng, Senin (30/7/2018), via pesan Whatsapp.

Dalam giat yang dilaksanakan di Aula Kantor Desa Sungai Jaya tersebut, Kapolsek mengingatkan, agar seluruh masyarakat desa tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

Selain itu, melalui sosialisasi ini juga, Waryoto  mengharapkan partisipasi cepat dari masyarakat, dalam menghadapi adanya kejadian Karhutla yang ada di wilayah sekitar mereka.

"Kepada warga desa Sungai Jaya supaya perduli dan tanggap apabila menemukan serta melihat ada titik api atau kebakaran, dengan berupaya memadamkan dan menyampaikannya melalui aplikasi situs LAPAN, guna mengetahui titik hotspot di wilayah Kalteng dengan cara mendownload di play store HP android," imbaunya.

Dalam kegiatan yang diwarnai dengan penyerahan spanduk imbauan Karhutla untuk dipasang di tempat umum tersebut, tidak lupa Waryoto juga menegaskan mengenai adanya sanksi hukum, apabila dengan sengaja melakukan pembakaran lahan yang mengakibatkan terjadinya Karhutla, kepada seluruh masyarakat yang hadir.

"Hati-hati, terhadap pelaku karhutla akan diberikan sanksi sesuai UU No. 23 thn 2009 tentang lingkungan hidup dan Pasal 187 KUHP,  ancaman penjaranya 12 tahun," ingatkannya.[tampetu]


TAG