Gagal Pendaftaran Bacaleg, PKPI Kapuas akan Ajukan Keberatan

Print Friendly and PDF


KUALA KAPUAS - Dari 16 Partai politik, yang telah mendaftarkan pengajuan bacalegnya untuk Pemilu 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kapuas menyatakan dua Partai politik tidak memenuhi syarat.

Sebelumnya kedua Parpol tersebut datang ke kantor KPU sebelum batas waktu penutupan pendaftaran dengan membawa berkas untuk pendaftaran pencalegkan. Bahkan kedua Parpol telah teregistrasi untuk melakukan pendaftaran bacalegnya masing-masing.

"Pada prinsipnya PKPI akan mengajukan keberatan ke Panwaslih Kapuas, bahkan ke tingkat pusat," kata Risben Asmin ketua DPD PKPI Kabupaten Kapuas, Jumat (20/7/2018) di Kantor Panwaslih, Jalan Seroja Kuala Kapuas.

Menurutnya, KPU Kapuas tidak seharusnya tidak menerima pendaftaran Partainya dengan alasan tidak terdaftar dalam sistem informasi pencalonan (Silon).

Menurutnya, tidak terdaftar pada Silon tidak serta merta bisa menggagalkan pendaftaran. Dia beralasan jika aplikasi Silon merupakan produk KPU.

"Kita diminta untuk mendaftar dengan membawa dokumen, manakala ada kendala itu urusan mereka untuk melakukan pembinaan atau melakukan perbaikan," jelas Risben kepada sejumlah awak media.

Risben mengatakan hal itu sangat merugikan bagi partai dan bacaleg DPD PKPI. Bahkan pihaknya menganggap suatu pelanggaran etika.

"Tentunya kami akan melakukan upaya-upaya hukum," tandas Risben.

Sebelumnya pihak KPU Kapuas menyatakan untuk pendaftaran bacaleg Pemilu 2019, selain syarat berbagai dokumen administrasi, sebelumnya juga dilakukan pengisian Silon oleh partai politik.

"Ketentuan syarat pencalonan dan Silon sebagaimana PKPU RI nomor 20 tahun 2018," kata Budi Prayitno, Ketua KPU Kapuas.

Agus Helmi, Komisioner KPU Kapuas sebelumnya juga mengatakan, pada saat pendaftaran meminta Parpol tersebut untuk pengisian silon.

Menurut pihak KPU baik itu ketentuan atau tata cara pendaftaran  maupun terkait silon semuanya telah diatur dengan PKPU tersebut.[zulkifli]


TAG