Demi Kenyamanan Akses Desa, Jembatan Kayu Disulap jadi Box Culvert

Print Friendly and PDF


KUALA KAPUAS - Keberadaan jembatan sebagai penghubung akses jalan di desa, tentu sangat penting. Ini juga untuk menunjang sarana dan prasarana di bidang infrastruktur. Tak terkecuali di Desa Tambak Bajai, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas.

Tak tanggung-tanggung, kini jajaran Pemerintahan Desa di Desa Tambak Bajai tengah membangun sebuah jembatan jenis box culvert dengan panjang 8 meter dan lebar 3 meter. Jembatan ini sekaligus menggantikan jembatan kayu yang telah ada.

"Pembangunan jembatan box culvert tersebut semata untuk mempermudah sarana transportasi jalur darat," ungkap Kepala Desa Tambak Bajai, Guset kepada KabarKalteng, Rabu (25/7/2018).

Guset mengungkapkan, untuk pembangunan jembatan box culvert tersebut, Pemerintahan Desa Tambak Bajai mengelontorkan dana sebesar Rp350 juta.

"Dana ini dianggarkan dari Dana Desa (DD). Namun dalam pengerjaaan jembatan box culvert dilakukan secara bertahap, mengingat dana yang kita terima sangat minim," terangnya.

Untuk tahap pertama pembangunan jembatan, lanjut Guset, Pemdes mengalokasi dana sebesar Rp170 juta, tepatnya untuk pembangunan lantai dasar dan segera dikerjakan.

"Pembagunan jembatan box culvert sudah menjadi komitmen saya sebagai pelayan masyarakat dan pemimpin di desa," imbuhnya.

Sebagai Kepala Desa, Guset tampak menyadari menjadi ujung tombak Pemdes dalam merealisasikan pembangunan. Karena itu, Guset akan selalu berinovasi dalam semua bidang demi tercapainya pembangunan adil dan merata, agar asas manfaatnya dirasakan masyarakat.

Di tempat terpisah, Suryadi, Ketua Kebangkitan Indonesia Baru (KIB) Kapuas mengaku mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Desa Tambak Bajai. "Semoga desa yang lain bisa meniru dan membangun desanya masing-masing, seperti yang dilakukan oleh Guset, Kades Tambak Bajai," sambungnya.

Dana desa sendiri bersumber dari APBD dan APBN. Sudah selayaknya Kepala Desa mampu merealisasikan pengunaan dana tersebut sesuai dengan kebutuhan desa demi suksesnya pembangunan yang ada di desa.

"Saya berharap seluruh kepala desa yang ada di Kabupaten Kapuas, agar mengunakan dana yang sudah digelontorkan pemerintah pusat maupun daerah sebaik mungkin dan selalu transparan dalam pengunaan dana tersebut," harapnya.

"Dan yang paling utama setiap kegiatan di desa selalu melibatkan masyarakat setempat demi kebersamaan dan kekompakan di wilayah desanya masing-masing," pungkas Suryadi.[angga]


TAG