Angkat Budaya Lokal, DKD bakal Tampilkan Kuda Lumping

Print Friendly and PDF


KUALA KAPUAS - Di tengah perkembangan zaman dan teknologi, kesenian kuda lumping yang merupakan budaya lokal berupa tarian rakyat ternyata masih tetap lestari. Bukan hanya di pulau Jawa sebagai daerah asalnya, tetapi  kesenian rakyat itu pun ternyata menyebar hingga ke Kalimantan.

Terbukti , seperti kali ini yang akan dipentaskan pagelaran seni kuda lumping oleh warga Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas, Kalteng.

"Dewan Kesenian Daerah kembali mementaskan pagelaran Seni Kuda Lumping dan musik campur sari dari warga Basarang," kata Tommy Saputra Ketua Harian DKD Kapuas, Jumat (27/7/2018).

Pagelaran atraksi seni kuda lumping serta musik campur sari itu, sambungnya, dari pegiat seni Turonggo Budoya campur sari Kecamatan Basarang dan akan digelar pada hari Minggu, 29 Juli 2018, mulai pukul 08.00 sampai 17.00 WIB di lokasi Taman Seni Kota Jalan Tambun Bungai Kapuas.

Menurut aktivis organisasi ini, atraksi hiburan seni kuda lumping dan musik campur sari itu gratis dan terbuka bagi masyarakat umum.

"Selain agenda rutin DKD Kapuas, ini digelar juga untuk melestarikan khasanah kesenian budaya lokal," tutur Politisi muda PPP ini.

Pihaknya berharap dengan adanya gelaran tersebut kiranya dapat menjadi wahana hiburan bagi masyarakat dan mewadahi kreativitas pegiat seni sekaligus mengangkat seni budaya lokal.

"Ini agar kesenian kuda lumping terus hidup dan tak tergerus pemkembangan zaman," pungkas Tommy.[zulkifli]


TAG