Polres Pulpis Gelar Rilis Empat Kasus Berbeda

Print Friendly and PDF


PULANG PISAU - Polres Pulang Pisau yang dipimpin langsung oleh Kapolres AKBP Dedy Sumarsono menggelar pres release pengungkapan empat kasus berbeda, Minggu (24/8/2017) pagi sekitar Pukul 09.30 WIB di Mako Polres setempat.

Dalam press releasenya, Kapolres mengatakan, kasus pertama yang menonjol telah berhasil diproses yakni kasus kepemilihan narkoba jenis sabu-sabu oleh ibu rumah tangga (IRT), warga Jalan Lintas Palangkaraya-Kuala Kurun tepatnya di Desa Ramang RT. 04  Kecamatan Banama Tingang (Banting) Kabupaten Pulang Pisau.

Pelaku atas nama NN (40) itu menyimpan/memiliki sabu dengan berat kotor keseluruhan 4,90 gram, dengan barang bukti, tiga bungkus plastik klip kecil kosong, satu lembar tisu berwarna putih, satu buah kotak rokok merk LA ICE berwarna putih, satu buah sendok plastik yang terbuat dari sedotan berwarna hitam, uang tunai sebesar Rp 500 ribu dan satu buah handphone warna silver.

"Penangkapan kasus narkoba ini oleh jajaran satresnarkob bersam polsek setempat," ujar Kapolres didampingi Wakapolres Kompol Endro, Kabag Ops AKP Aziz, Kapolsek Kahlir Iptu Sugiharso dan Kasatreskrim, Iptu John Digul Manra.

Adapun untuk Kasus kedua yang berhasil diungkap yakni terkait pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Pelaku bernama S (21) dan MR (18) warga Jalan Tembikar Kanan Rt 12 Rw 003 Desa Simpang Empat Kecamatan Kertak Hanyar Kabupaten Banjar, Kalsel ditangkap di kebun sawit milik warga Desa Mantaren I.

Sedangkan korbannya bernama Kilat warga Darun Bawan, Pulang Pisau. Motor yang kini menjadi barang bukti yakni sepeda motor Merk Yamaha Vega R dengan Nopol KH 5084 J warna merah muda.

Untuk kasus ketiga ialah, kasus curat sarang burung walet milil Tarso yang terjad di desa Kalawa, Pulang Pisau. Dengan pelaku AB (26), AT (22), AS (17), H (22) dan D (22). Dari sejumlah pelaku curat tersebut diantaranya merupakan DPO hasil dari pembangan pelaku curat , lainnya yakni, H dan D. Di antara pelaku curat sarang burung walet itu juga ada yang masih di bawah umur.

"Khusus pelaku yang di bawah umur tetap kita proses, namun dengan proses hukum yang berbeda," ucap Kapolres pada kesempatan itu.

Selanjutnya, untuk kasus keempat, yakni pengeroyokan oleh dua orang kakak beradik dengan inisial MO dan HO, warga Desa Kalawa dengan korbannya Dedy Irwanto warga Desa Mantaren I dengan luka lebam dan robek dibagian pelipis mata sebelah kiri.

"Untuk keempat kasus itu, masing-masing kita jatuhkan pasal sesuai dengan kategori kasusnya. Proses press kali ini berjalan aman dan kondusif. Semoga kedepannya kasus-kasus semacam ini akan berkurang di Wilayah Polres Pulpis," tandasnya.[manan]


TAG