Muhammadiyah Kalteng Ajak Masyarakat Kapuas Pilkada Damai

Print Friendly and PDF


SILATURAHIM - Penjabat Bupati Kapuas Agus Pramono S Sos menerima kunjungan silaturahim Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Tengah dipimpin Ketuanya Drs HM Yamin Muchtar Lc M.PdI beserta Unsur PWM Dr H Bulkani MPd, Dr H Achmad Syari MPd, dan Sekretaris  PWM Kalteng HM Syairi Abdullah di Rumah Jabatan Bupati Kapuas.

KUALA KAPUAS – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Tengah terdiri Ketua Drs HM Yamin Muchtar Lc MPdI Sekretaris HM Syairi Abdullah dan Wakil-Wakil Ketua Dr H Bulkani MPd dan Dr Ahmad Syari MPd Rabu (20/6/2018) bersilaturahim ke Rumah Jabatan Bupati Kapuas dan diterima langsung Penjabat Bupati Kapuas Agus Pramono S Sos.

Tampak mendampingi slitaruhim itu Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kapuas Drs H Masrani, Sekretaris PDM Dr H Suwarno  Muriyat berikut Wakil-Wakil Ketua PDM H Kamarudin, Saipudin SE, Drs H Fahmi MSi dan Khairul.

Agus Pramono yang juga Kepala Kesbangpol Provinsi Kalimantan Tengah ini menyatakan rasa gembiranya dikunjungi PWM Kalteng maupun PDM Kapuas, karena dengan silaturahim katanya dapat saling memberi dan menerima berbagai informasi terkait kemaslahatan umat, kemasyarakatan maupun penyelenggaraan pemerintah agar lebih baik lagi.

Ia pun menjelaskan kesiapan penyelenggaraan Pilkada Serentak Pemilihan Bupati dann Wakil Bupati Kapuas 27 Juni 2018 nanti.

“Saya beberapa hari lalu telah mengecek kesiapan surat suara, undangan ke pemilih, berita acara di TPs maupu dokumen lainnya, semua telah siap 100 prosen. Adapun pendistribusian ke KPPS dilakukan serentak hari ini Jumat (22/6) dan dikawal aparat kepolisian demi keamanannya. Demikian juga rapat, koordinasi maupun evaluasi selalu kami lakukan antar seluruh komponen penyelengggara Pilkada. Tekad kami Pilkada Kapuas harus berjalan aman, damai, lancar dan terpilih Bupati Kapuas dan Wakil Bupati Kapuas,” ucap Pramono

Sementara itu, HM Yamin Muchtar menyatakan organisasi yang dipimpinnya sesuai AD ART tidak terlibat dalam politik praktis.

“Muhammadiyah yang didirikan KH Ahmad Dahlan tanggal 18 November 1912 bertujuan melaksanakan da’wah amar ma’ruf nahi munkar, tajdid dan usaha dibidang pendidikan, kesehatan, ekonomi maupun usaha kemasyarakatan lainnya. Jika ada yang mengkaitkan dengan dukungan kepada pasangan calon tertentu, secara organisatoris itu tidak benar, namun secara perorangan sebagai warga masyarakat ya silakan itu haknya” ucapnya.

Hal senada disampaikan pula Dr H Ahmad Syar’i MPd dan Dr H Bulkani MPd seraya mengajak masyarakat Kalimantan Tengah khususnya Kapuas untuk memberikan hak pilihnya.

“Muhamamadiyah mengapresiasi dukungan masyarakat, penyelenggara Pilkada, pasangan calon dan tim kampanye, media massa, dan aparat keamanan atas terselenggarakannya kampanye damai, aman, santun, beradab, dan berkualitas,” ucap Bulkani

Pria yang juga Rektor Universitas Muhammadiyah Palangka Raya menepis peran Muhammadiyah atas isu seruan aksi bela agama dan bela ulama oleh Forum Umat Islam Kapuas.

“Kami telah menanyakan dan berdialog dengan PD Muhammadiyah Kapuas. Muhammadiyah secara organisatoris tidak ikutserta. Mungkin diantara warga Muhammadiyah sebagai warga bangsa dan umat Islam ada yang ikutserta, ya kami hormati namun tidak membawa atribut Muhammadiyah karena itu adalah haknya untuk meminta perlindungan kepada negara. Kami percayakan kepada aparat yang berwenang untuk menanganinya, Insyaallah akan ada penyelesaian dan solusinya,” pungkas Bulkani.[angga]


TAG