• Latest News

    Jumat, 22 Juni 2018

    Dituding Langgar Perjanjian, Ini Jawaban Tim Paslon


    PULANG PISAU - Menyikapi tudingan dari pihak pasangan calon (paslon) nomor urut 1 (Idham-Jaya) kepada pihak nomor 2 (Edy-Taty) yang sebelumnnya telah menyebutkan bahwa pihak Edy-Taty telah melanggar kesepakatan penjanjian terkait waktu pembongkaran panggung usai pelaksanaan kampanye akbar oleh paslon nomor 2 yang di batas luar waktu ketentuan yang ada.

    Salah satu dari tim kampanye Edy-Taty, Suratman menyebutkan, bahwa terkait tudingan itu, pihaknya tidak merasa kalau telah melanggar kesepakatan atau perjanjian dengan pihak paslon nomor urut 2 terkait pembongkaran panggung yang saat itu dimanfaatkan oleh paslon urut 2. Karena, menurut Suratman, pihaknya tidak pernah melakukan perjanjian khusus dengan pihak sebelah dalam hal pembongkaran panggung tersebut.

    "Di sini kami sebagai pengguna jasa dalam hal ini menggunakan jasa EO untuk pelaksanaan kampanye kita kemarin. Terlepas dari itu kami tidak ada kewenangan, karena jam penggunaan kami hanya dark Pukul 08.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB, selebihnya pihak EO yang atau yang punya panggung yang bertanggungjawab," ungkap Suratman kepada KabarKalteng, (23/6/2018) melalui via WhatsApp.

    Selanjutnya, terang Suratman, selama jam pelaksanaan kampanye paslon urut 2, dan selama batas waktu yang sudah ditetapkan itu, semua masih dalam kegiatan paslon nomor urut 2. Bahkan tambahnya, semua simpatisan termasuk atribut-atribut Edy/Taty sudah steril.

    "Baliho dan bendera-bendera partai pengusung serta perlengkapan lainnya yang ada tulisan paslon 2, jam 12 kemarin sudah steril. Untuk masalah panggung itu, nampaknya urusan pihak EO," tukasnya.

    Bahkan menurutnya, saat itu dirinya dengan pihak paslon urut 1 saat mendirikan panggung juga ada di lokasi, dan rencana mereka, panggung datang setelah, kampanye paslon 2 selesai pada pukul 18.00 kemarin dengan posisi di depan bekas panggung urut 2.

    "Kami berharap tetap menjalin kebersamaan, karena dengan kebersamaa segala hal dan sesuatunya dapat diaelesaikan dengan baik dan jangan sampai siarahkan ke hal politis, karena bila dibawa kearah politia maka akan sangat beda cara menanggapinya. Kalau boleh jujur sebaiknya pihak KPU dalam hal ini menawarkan panggung untuk kita pakai bergantian antara paslon urut 1 dan paslon urut 2, sehingga untuk biaya bisa kita patungan dan panggung kita bisa pakai bersama. Itu terlihat lebih kebersamaannya meski rival dalam Pilkada," kembali dituturkan Suratman.[manan]


    • Komentar
    • Facebook Komentar

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Dituding Langgar Perjanjian, Ini Jawaban Tim Paslon Rating: 5 Reviewed By: Kabar Kalteng
    Scroll to Top