Cekcok Mulut, Dua Kakak Beradik Keroyok Pemuda Ini

Print Friendly and PDF


PULANG PISAU - Akibat dikeroyok oleh dua orang kakak beradik dengan inisial MO dan HO, warga Desa Kalawa, Debi Irwanto alias Debi pemuda 20 tahun, warga Jalan Manunggal XV Rt 02 Desa Mantaren I Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, mengalami luka di bagian wajah cukup parah.

Penganiayaan atau pengeroyokan yang terjadi di Jalan Darung Bawan, Kelurahan Pulang Pisau, Selasa (19/5/2018) sekitar pukul 00.20 WIB itu, ditengarai adanya  percekcokan antara pelaku dan korban. Sampai akhirnya korban melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib, dalam hal ini Kapolsek Kahayan Hilir.

Kepada awak media, Kapolsek Kahayan Hilir Iptu Sugiharso, Kamis (21/6/2018) membenarkan telah terjadi dugaan pengeroyokan yang dilakukan oleh kakak beradik dengan inisial MO dan HO yang mengakibatkan saru orang menjadi korban dengan kondisi wajah dibagian pelipis mata mengalami luka robek cukup parah.

Diterangkan Kapolres terkait kronologis kejadian, pada saat korban (Debi) bersama sejumlah saksi dan terlapor (MO dan HO) sedang duduk ngobrol bersama-sama, kemudian korban dan terlapor atas nama saudara HO terjadi cekcok dan perselisihan.

Merasa emosi, lalu pelaku HO menantang korban berkelahi dan kemudian memukul korban sebanyak satu kali menggunakan tangan kosong kearah wajah korban sebelah kiri.

Kemudian, lanjut Kapolsek, kakak dari HO, yakni MO yang saat itu sedang berada di dalam sebuah barak mendengar dan melihat kejadian tersebut, MO pun langsung datang dengan maksud membantu saudaranya HO dengan membawa sebuah botol kaca kosong lalu melemparkan ke arah wajah korban (Debi) sebanyak satu kali dan mengenai pelipis sebelah kiri korban.

Alhasil, akibat dari lemparan botol kaca kosong itu, korban mengalami luka robek pada pelipis sebelah kiri. Melihat korbannya bersimbah darah, lalu kedua pelaku pun melarikan diri.

Akhirnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kahayan Hilir untuk selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Daerah Pulang Pisau untuk mendapat perawatan intensif.

"Pengeroyokan oleh kakak beradik ini, karena sebelumnya ada cekcok, sehingga pelaku dipicu emosi langsung memukul dengan tangan kosong dibagian wajah korban dan ditambah lagi dengan lemparan botol kosong bekas minuman keras yang dilempar oleh MO sehingga tepat mengenai pelipis mata kiri korban," tutur Sugi begitu sapaan akrabnya.

Selanjutnya, dari hasil laporan korban, pihak Polsek Kahlir mengumpulkan barang bukti berupa satu buah botol kaca bertuliskan Anggur Putih.

Sampai saat ini korban masih dalam pengobatan dan masih belum dapat melaksanakan aktivitas/pekerjaan sehari- hari.

"Pasal yang akan kita diterapkan, yakni
Pasal 351 ayat 1 atau Pasal 170 ayat 1 KUHP Jo Pasal 55 KUHP," kata Sugi.[manan]


TAG