Teknologi Informasi dan Komunikasi Penting untuk Pertumbuhan Ekonomi

Print Friendly and PDF


PULANG PISAU - Di era Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) persaingan global, teknologi, dan IPTEK merupakan instrumen penting bagi penggerak ekonomi bangsa untuk menghadapi perkembangan pasar bebas. Dalam hal ini, TIK mempunyai peran besar dalam membangun kekuatan ekonomi, intelektual, dan sosial.

Demikian dikatakan Pembicara dari Tim Ahli ITB Bandung, Budhi Yulianto pada acara pembukaan Sosialisasi Masterplan TIK Kabupaten Pulpis 2018-2023, Kamis (31/5/2018) di Aula Bappedalitbang Pemkab Pulpis.

Ia menerangkan, sekarang beberapa negara telah melakukan investasi sumber daya untuk infrastruktur TIK demi meningkatkan kinerja perekonomian termasuk Indonesia, di mana menempatkan TIK sebagai sektor yang mempunyai peranan yang sangat strategis dalam menunjang pertumbuhan ekonomi dan peningkatan daya saing bangsa.

Dari itu, lanjutnya, Pemerintah kabupaten sebagai salah satu ujung tombak layanan yang turut menentukan iklim investasi sudah barang tentu harus ikut berbenah meningkatkan kualitas layanan.

"Pemerintah pusat mengharapkan pembangunan Teknologi Informasi dan Komunikasi di kabupaten menjadi lebih terarah dan terintegrasi. Oleh karenanya dibuatlah Masterplan Pengelolaan TIK yang bertujuan agar kebijakan pengembangan e-Government dapat dilaksanakan secara sistematik dan terpadu," ucapnya pada kesempatan itu.

Dikarenakan pentingnya peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam penyelenggaraan pemerintahan, tambahnya maka Pemerintah Republik Indonesia telah menyusun Rencana Induk strategis penerapan TIK untuk dunia pemerintahan melalui Inpres Nomor 3 Tahun 2003 tentang Rencana Induk dan Strategi Nasional Pengembangan e-Government.

Pemanfaatan TIK dalam kerangka e-Government berdasarkan Instruksi Presiden No. 3 Tahun 2003 paling tidak mencakup dua aktivitas mendasar yakni, pengolahan data, pengelolaan informasi, sistem manajemen dan proses kerja secara elektronis.

Kemudian, pemanfaatan kemajuan teknologi informasi agar pelayanan publik dapat diakses secara mudah dan murah oleh masyarakat di seluruh wilayah negara.

Perencanaan Teknologi Informasi dan Komunikasi yang dituangkan dalam Masterplan Pengelolaan TIK digunakan sebagai pedoman pengembangan, pengelolaan dan pemanfaatan TIK baik oleh pemangku kepentingan maupun aktor pelaksana serta evaluator di pemerintahan Kabupaten Pulang Pisau dari tahun 2018 sampai dengan 2023.

Dokumen Masterplan ini dibuat sebagai acuan untuk memberikan gambaran dan arahan bagi pengelola sumber daya Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau dalam rangka mensukseskan implementasi e-Government di kabupaten tersebut.

Kondisi sumber daya TIK yang ada saat ini perlu ditelaah untuk kemudian dibandingkan dengan hasil analisis kebutuhan masa datang. Kesenjangan yang dihasilkan perlu diisi secara bertahap sesuai dengan anggaran dan kurun waktu yang ditentukan.

Adanya dokumen Masterplan Pengelolaan TIK diharapkan dapat mengurangi resiko kegagalan proyek akibat pencapaian sasaran yang kurang terarah, memberikan kendali pengembangan sistem informasi sehingga solusi parsial yang tidak sinergis dapat dihindari.

Juga mempunyai peran besar dalam membangun kekuatan ekonomi, intelektual, dan sosial.

"E-Government intinya adalah upaya untuk mengembangkan penyelenggaraan kepemerintahan yang berbasis elektronik dalam rangka meningkatkan kualitas layanan publik secara efektif dan efisien," tukasnya.

Sosialisasi Masterpelan yang diikuti seluruh OPD lingkup Pemkab Pulpis itu di buka langsung oleh Sekda Pulpis,  Saripudin.

"Kita tentunya sangat mengapresiasi pelaksanaan sosialisasi masterplan ini,  semoga dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan manfaat positif dalam  upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi," ujar Saripudin.[manan]


TAG