Swady: Dialog bisa menghindari terjadinya gesekan dan perpecahan antar sesama

Print Friendly and PDF

PULANG PISAU - Berbagai isu yang kerap bisa memancing perselisihan dan perpecahan antar anak bangsa, kerap terjadi. Kondisi ini tentunya harus menjadi perhatian bersama dalam menciptakan situasi aman, damai serta kondusif di Bumi Handep Hapakat ini.
"Datangnya isu perpecahan itu apabila tidak kita sikapi dengan serius maka,  pasti akan berdampak hilangnya rasa kebersamaan yang ada hanya sikap saling curiga dan curigai serta saling adu domba," kata Kepala Kesbangpol Pulang Pisau, Swady kepada sejumlah wak media, Jumat (25/5/2018).  
Menurut Swady, satu-satunya solusi untuk mengurangi terjadinya gesekan antar sesama diakibatkan dari isu-perpecahan itu, adalah sikap saling menjaga diri dan memperbanyak dialog. Jika setiap orang selalu mengamalkan hal tersebut, dirinya yakin suasana aman dan damai serta saling menghargai antar sesama akan bisa terjalin dengan baik.
"Jadi mari saling menjaga diri, sama-sama merawat toleransi untuk suasana yang aman, damai dan kondusif. Terlebih untuk di Pulang Pisau sendiri, selama ini memang hampir tidak pernah kita dengar ribut-ribut. Itu karena masyarakat sudah bijaksana dalam menyikapi adanya isu-isu yang bisa mengganggu," ujar pria yang juga Ketua ormas Barisan Pertahanan Adat Dayak ( Batamad) Pulpis ini.
Selain itu, dirinya pun mengapresiasi keberadaan TNI danPolri serta ormas-ormas yang ada di Pulang Pisau, yang sangat berperan dalam menjaga kerukunan yang ada. Dirinya juga mengaku, sangat sepakat jika penanganan perselisihan dilakukan melalui dialog, bukan dengan sikap kekerasan.
Apalagi di Pulang Pisau, tambahnya dengan latar belakang suku, agama dan Ras berbeda, namun falsafah Huma Betang betul-betul dijalani dengan baik.
"Kita bisa melihat bagaimana suasana yang harmonis dan aman dirasakan dari dulu. karena itu, jika ada potensi perselisihan atau silang pendapat sebaiknya diselesaikan melalui dialog dan tentu untuk hal seperti itu akan dimediasi," tuturnya.[manan]

TAG