• Latest News

    Senin, 28 Mei 2018

    Perusahaan Ini Berulah Lagi, Anggota Dewan Minta DLH Segera Bertindak Tegas


    TAMIANG LAYANG - PT Ketapang Subur Lestari (KSL), yang merupakan perusahaan bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit di wilayah Desa Tangkan, Kecamatan Awang Lapai, Kabupaten Barito Timur, berulah lagi dengan aktivitas penggarapan lahan secara "membabi buta". Hal inipun menuai reaksi keras DPRD setempat.

    Reaksi keras terhadap aktivitas anak perusahaan Ciliyandri Angky Abadi (CAA) Group tersebut, disampaikan langsung oleh Wakil ketua II DPRD Bartim, Raran A.Md, Senin (28/5/2018). Dalam keterangannya kepada KabarKalteng, Raran mengatakan, apa yang dilakukan oleh pihak PT KSL, jelas melanggar peraturan yang berlaku. Pasalnya pembukaan lahan di sempadan sungai, itu sangat bertentangan dalam ketentuan yang berlaku di Peraturan Pemerintah RI Nomor 38 Tahun 2011 Tentang Sungai.

    Di dalam PP RI tentang sungai yang dimaksud, diatur bahwa minimal lima puluh meter hingga seratus meter dari sempadan sungai, tidak boleh dilakukan penggarapan lahan ataupun dirambah hutannya, karena wilayah tersebut, merupakan areal konservasi yang wajib dijaga kelestariannya. .

    "Tapi PT KSL dalam hal ini, jauh dari mentaati aturan main yang berlaku, malahan menutup anak sungai dengan sampah land clearing. Karena hal tersebutlah, saya minta kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) segera mengambil tindakan! Masalah seperti ini, sudah tidak bisa ditolerir lagi," ucap Raran dengan nada geram.

    Lebih lanjut, Raran mengungkapkan, akibat yang ditimbulkan oleh rusaknya hutan di sempadan sungai, dikhawatirkan bukan hanya berdampak kontaminasi terhadap ekosistem sungai saja, namun juga dampak jangka panjangnya, yakni mudahnya wilayah atau arel yang hutan di sempadan sungai yang gundul tersebut, akan menimbulkan bencana alam seperti banjir dan longsor.

    "Bukan tidak mungkin, kedepannya akan timbul banyak masalah dan bencana seperti banjir dan longsor, yang disebabkan oleh kerusakan sempadan sungai, karena badan dan alur sungai tidak lagi mampu menahan lajunya air dari hulu, serta hutan sebagai wadah serapan air sudah tidak ada lagi," ungkapnya khawatir.

    Ditemui dikantornya, Kepala DLH Bartim ,Yanto Sawal mengatakan, bahwa menyangkut kegiatan pihak PT KSL yang membuka lahan dengan cara merambah hutan di sempadan sungai Murung Gamis, sehingga menimbulkan kerusakan di sempadan sungai dan terkontaminasinya air sungai di areal perkebunan tersebut, diterangkannya bahwa dia sudah membentuk tim yang akan segera turun ke areal tersebut, untuk melakukan pemeriksaan dan investigasi terhadap kejadian pengerusakan oleh perushaan dimaksud.

    "Saya sudah membentuk tim, untuk melihat langsung dan melakukan investigasi di lapangan mengenai aktivitas PT KSL yang dikeluhkan oleh masyarakat!" tegasnya.[adi]


    • Komentar
    • Facebook Komentar

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Perusahaan Ini Berulah Lagi, Anggota Dewan Minta DLH Segera Bertindak Tegas Rating: 5 Reviewed By: Kabar Kalteng
    Scroll to Top