Perbaiki Opini BPK, Pemkab Gelar Bimtek Barang Milik Daerah

Print Friendly and PDF


BUNTOK - Pemerintah Kabupaten Barito Selatan melalui Bidang Aset, bekerjasama dengan pihak pengembang aplikasi online Sistem Informasi Barang Milik Daerah (Simbada) dan Universitas Pasundan, melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek), guna memperbaiki sistem pengelolaan barang milik daerah Barsel.

Bertempat di Aula Kantor Bupati Barsel, Bimtek yang dibuka Senin (7/5/2018) dan rencananya akan dilaksanakan selama empat hari sampai Kamis (10/5/2018) tersebut, menurut Kepala Bidang Aset Daerah, Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Barsel, Yust Ellgoland, merupakan upaya Pemkab, dalam memperbaiki sistem pengelolaan aset daerah, untuk mendapatkan hasil penilaian opini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang paripurna.

Hal tersebut, dikarenakan sepanjang periode tahun 2014, 2015 dan 2016, Bidang Aset Barsel, menjadi salah satu momok bagi Kabupaten berjuluk Dahani Dahanai Tuntung Tulus tersebut, dalam menerima "pil pahit" terhadap hasil penilaian opini dari BPK RI, yang hanya mampu bertengger tertinggi di opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP), bahkan sempat dua tahun berturut-turut harus puas dengan hasil disclaimer.

"Kita tidak mau bidang aset ini, selalu menjadi salah satu momok bagi hasil penilaian opini BPK, berdasarkan hal tersebutlah, makanya diadakan Bimtek guna memperbaiki sistem pengelolaan aset daerah," terang Ellgoland, saat ditemui di Kantornya, Selasa (8/5/2018).

Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh Ellgoland, mengapa pihaknya menggunakan pihak Fakultas Ekonomi dari Universitas Pasundan, sebagai narasumber dalam kegiatan Bimtek Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Pelatihan Aplikasi Barang Milik Daerah, dikarenakan Universitas bersangkutan, merupakan mitra kerja pengembang aplikasi online Simbada.

"Kita pilih Universitas Pasundan, karena universitas bersangkutan, merupakan mitra kerja pihak pengembang aplikasi Simbada," jelasnya.[tampetu]


TAG