BPDB: Pulang Pisau Status Tanggap Darurat Banjir

Print Friendly and PDF


PULANG PISAU - Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) akhirnya menetapkan status tanggap darurat selama tujuh hari terhitung sejak tanggal 4 hingga 10 Mei 2018.

Demikian hasil rapat koordinasi terkait penanganan bencana banjir yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pulang Pisau bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berlangsung Kantor BPBD Kabupaten Pulang Pisau, Jalan H Amur Rey III Pulang Pisau, Jumat (4/5/2018).

Rapat tersebut dipimpin Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Pulang Pisau Muhammad Hatta, dihadiri Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Toni Harisinta,  Kepala Dinas Pendidikan (Disdik),  Aminah, Kepala Satpol PP Hand Kenedison, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Muliyanto Budihardjo dan Perwakilan dari Polres Pulang Pisau.

"Kita telah menggelar rapat koordinasi untuk penanganan bencana banjir yang menetapkan tanggap darurat selama 7 hari, terhitung tanggal 4 sampai 10 Mei 2018," ujar Kepala BPBD Pulang Pisau,  Salahudin, kepada sejumlah awak media, Jumat (4/5/2018).

Terkait dengan tanggap darurat tersebut pihaknya telah membentuk 3 Pos, yakni Pos Komando di Kantor BPBD Pulang Pisau, Pos Lapangan di Desa Tanjung Sangalang Kecamatan Kahayan Tengah (Bukit Rawi), dan Pos Lapangan di Desa Tanjung Taruna Kecamatan Jabiren Raya.

Adapun langkah-langkah yang akan dilakukan oleh tim gabungan OPD terkait penanggulangan bencana banjir di dua kecamatan itu, di antaranya penyaluran bantuan logistik dan obat-obatan kepada masyarakat yang terkena dampak  banjir di Kecamatan Kahayan Tengah dan Kecamatan Jabiren Raya.

"Setiap pos lapangan kita siapkan sembako dan logistik untuk warga yang terkena dampak banjir," ucap Salahudin.[manan]


TAG