• Latest News

    Sabtu, 19 Mei 2018

    Bagarakan Unik, Ramaikan Sahur di Bangkuang


    BUNTOK - Momen bulan suci Ramadhan bagi umat Islam seperti kita ketahui selain beribadah ada hal lain lagi, yaitu tradisi 'Bagarakan Sahur'.

    Bagarakan sahur merupakan tradisi yang entah sudah beberapa tahun sebelumnya selalu dilaksanakan di Kelurahan Bangkuang Kecamatan Karau Kuala Kabupaten Barito Selatan (Barsel).

    Bagarakan sahur artinya membangunkan warga yang ingin melaksanakan makan sahur yang kemudian dikemas dan dibawakan dengan musik dan nyanyi-nyanyian.

    Di Bangkuang sendiri punya ciri khas dan boleh dikatakan unik setiap membangunkan warga yang ingin melaksanakan sahur tersebut.

    Kenapa bisa dikatakan unik? Karena, setiap malam sekitar jam 1.30 WIB beberapa kelompok mengadakan bagarakan sahur, kelompok bagarakan sahur untuk menghasilkan musik khas dan unik tersebut menggunakan jerigen yang terbuat dari besi, jerigen biasa/galon air, baling-baling kapal, peralatan memasak serta potongan-potongan besi dan kaleng bekas agar dapat menghasilkan suara yang sangat berirama layaknya bunyi musik etnik.

    Lurah Bangkuang, Satriansyah SAP menuturkan, kebiasaan bagarakan sahur di kelurahan yang dipimpinnya tersebut merupakan budaya yang sudah turun temurun di dalam masyarakat.

    "Biasanya antar kelompok bagarakan tersebut seakan berlomba-lomba dan penuh konsentrasi membuat musiknya seindah mungkin, dan didengar oleh warga yang sedang tidur," tukasnya, Sabtu (19/5/2018).[kenedy]

    • Komentar
    • Facebook Komentar

    1 komentar:

    Item Reviewed: Bagarakan Unik, Ramaikan Sahur di Bangkuang Rating: 5 Reviewed By: Kabar Kalteng
    Scroll to Top