Tinjau UNBK, Anggota Dewan Ingin Fasilitas Memadai

Print Friendly and PDF


PULANG PISAU - Sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) dari Komisi I, Kamis (26/4/2018) meninjau pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMP 2 dan SMP 4 Kahayan Hilir (Kahlir).

"Hari ini kami, dari komisi I DPRD Pulpis meninjau pelaksaan UNBK tingkat SLTP. Kunjungan kita ke SMP 2 dan SMP 4 Kahlir," ujar H Johansyah, kepada sejumlah awak media, Kamis (26/4/2018) melalui via WhatsApp.

Menurut Bang Jo begitu sapaan akrabnya, saat meninjau lokasi kedua SMP yang tengah melangsungkan UNBK, pihaknya ada sedikit keterlambatan sehingga proses UNBK yang tengah berlangsung itu telah selesai. Meski demikian, tidak menyurutkan para legislator ini untuk mencari dan menggali informasi terkait UNBK.

"Meski kita terlambat memantau proses UNBK karena sedikit kesiangan hingga proses ujiannya telah usai, tapi kita mendapatkan informasi yang jelas dari pihak guru masing-masing sekolah, proses ujian berjalan lancar. Artinya seluruh peserta ujian tidak ada keluhan terkait tingkat kesulitan dari soal-soal yang diujikan tersebut. Kecuali pada hari pertama ujian sempat ada gangguan jaringan, sehingga sempat tertuda beberapa saat, namun tidak sampai mengganggu proses ujian tersebut," tutur Bang Jo.

Dari masing-masing guru kedua sekolah itu, pihaknya telah mendapatkan sejumlah informasi terkait UNBK, diantaranya jumlah siswa/siswi di dua SMP yang mengikuti UNBK, yakni SMP 2 dan SMP 4 berjumlah 49 orang.

Dari 49 orang siswa/siswi yang mengikuti ujian tersebut, masih keterbatasannya sejumlah fasilitas yang digunakan, seperti komputer dan laptop.

"Kami ketahui para siswa ini dalam pelaksanaan UNBK, meminjam punya wali murid dan dari guru guru setempat. Karena sekolah hanya memiliki sebagian keterbatasan komputer dan laptop," tandasnya.

Kekurangan fasilitas yang dialami SMP 2 dan 4 Kahayan Hilir itu, tambah Bang Jo tidak dialami oleh sekolah lainnya yang juga tengah melaksanakan UNBK.

"Ke depannya kita berharap supaya pemerintah daerah, melalui dinas terkiat, yakni Dinas Pendidikan (Disdik) setempat agar menyediakan dan mempersiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam pelaksanaan UNBK, seperti laptop/komputer, server/jaringan yang bagus, ginset dan sejumlah fasilitas penunjang lainnya dalam pelaksanaan UNBK," tutur Bang Jo.[manan]


TAG