Terkait Pelabuhan, Kadis Perhubungan Tolak Bertemu Awak Media

Print Friendly and PDF


BUNTOK - Plt Kepala Dinas Perhubungan, Agus In'yulius, menolak berkomentar terkait pemberitaan permintaan DPRD Barito Selatan, perihal perehaban dua pelabuhan di Kota Buntok, Kecamatan Dusun Selatan, Barsel.

Ditunggu sejak pukul 11.00 siang hingga sekitar pukul 14.30 WIB, di kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Barsel, Rabu (4/4/2018), Plt Kadishub Barsel, enggan  menemui KabarKalteng, dengan alasan sibuk.

Hal ini, disampaikan oleh Sekretaris Dinas PUPR Barsel,  Hawinu, kepada KabarKalteng, ia menyampaikan bahwa Kadis PUPR yang juga merupakan Plt Kadishub Barsel tersebut, enggan menemui siapapun pada waktu itu, sebab dalam keadaan sibuk.

Selain itu, melalui Hawinu, yang bersangkutan juga menyampaikan pesan, bahwa yang berhubungan dengan permasalahan Dishub Barsel, kini bukan lagi kewenangannya untuk menjawab, sebab tidak lama lagi, Kadishub defenitive akan segera dilantik.

"Kata Kadis, untuk masalah perhubungan, nanti saja konfirmasi langsung dengan Kadisnya yang tidak lama lagi di lantik, selain itu beliau juga sedang dalam keadaan sibuk, jadi tidak bisa menerima tamu untuk saat ini, mohon dimengerti," ucap Hawinu, menyampaikan pesan Agus.

Agus In'yulius juga telah coba dihubungi oleh awak media, melalui layanan pesan SMS sebelumnya, namun yang bersangkutan, tidak memberikan balasan apapun.

Sebelumnya, Senin (2/4/2018), anggota Komisi II DPRD Barsel, dari Fraksi PDIP, James Djamjam, mengungkapkan harapannya, agar Dishub Barsel, segera menetapkan perencanaan perehaban kedua pelabuhan di Kota Buntok, yakni Pelabuhan Pasar Beringin dan Pelabuhan Pasar Lama, pada mata Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) tahun 2018.

Permintaan perehaban terhadap fasilitas kedua pelabuhan tersebut, disampaikan oleh James, sebab pada saat ini kondisi kedua pelabuhan tersebut, dalam keadaan memprihatinkan.

Hal inilah, yang sangat disayangkan oleh James, pasalnya menurut mantan Wakil Ketua DPRD  Barsel Periode 2009 - 2013 tersebut, pelabuhan merupakan salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar bagi Barsel.

"Perlu diperbaiki, apalagi itu (Pelabuhan) merupakan salah satu penyumbang PAD terbesar bagi Barsel, selain itu masa retribusinya dipungut terus, tapi masyarakat yang menggunakannya tidak dilayani dengan fasilitas pelabuhan yang baik?" tukas James.[tampetu]


TAG