Serapan Anggaran tak Capai Target, Legislator ini Dorong Eksekutif Tingkatkan Kinerja

Print Friendly and PDF


PULANG PISAU - Terkait hasil Rapat Koordinasi Pengendalian (Rakordal) Tahun 2018 oleh Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) pada 3 April kemarin, telah dinyatakan bahwa Serapan Anggaran di Triwulan Pertama tidak mencapai sesuai target harapan, yakni 20 persen.

Menyikapi hal tersebut anggota dewan Pulpis, H Johansyah mengatakan, pihaknya mendorong pimpinan eksekutif agar lebih meningkatkan evaluasi kinerjanya terhadap OPD sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang ada.

"Kita selalu mendorong agar kinerja OPD lebih ditingkatkan agar masalah serapan anggaran ini akan membaik, sehingga keterlambatan serapan anggaran seperti ini tidak selalu terjadi pada setiap awal tahun anggaran," ungkap Bang Jo begitu sapaan akrabnya kepada sejumlah awak media, Rabu (4/4/2018) melalui via WhatsApp.

Menurutnya, dengan adanya keterlambatan serapan anggaran tersebut, nantinya bisa berimplikasi terhadap pelaksanaan proyek di daerah yang juga bisa berdampak pada lambatnya pertumbuhan ekonomi di masyarakat.

"Karena dengan cepatnya terlaksana kegiatan (proyek) di daerah, tentunya juga di sisi lain dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dalam arti masyarakat setempat dapat ikut andil menjadi tenaga kerja sesuai dengan bidang ilmu dan kemampuan yang mereka miliki. Sehingga terbukanya lapangan pekerjaan bagi masyarakat," tuturnya.

Dari itu, lanjutnya, diharapkan adanya  keterlambatan serapan anggaran ini agar dapat di kejar pada triwulan- triwulan berikutnya.

"Sebenarnya hampir setiap tahun anggaran pada Triwulan Pertama selalu terjadi keterlambatan serapan. Oleh itu, kami DPDR Pulpis kembali mendorong agar pihak eksekutif dapat meningkatkan kinerjanya lagi. Karena serapan itu kan berkaitan dengan pekerjaan, kalau pekerjaannya belum selesai, maka anggarannya tidak bisa ditarik. Jadi kalau serapannya rendah, artinya pekerjaannya belum selesai," tandasnya.[manan]


TAG