Realisasikan RPTRA di Setiap Kecamatan, Pemkab Siapkan Anggaran di APBDP 2018

Print Friendly and PDF


BUNTOK - Guna merealisasikan rencana bahwa di setiap Kecamatan di Kabupaten Barito Selatan, setidaknya memiliki sebuah Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA), Pemkab menyiapkan rencana penganggaran di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) tahun 2018.

Ditemui di sela kegiatan di Kantor DPRD Barsel beberapa waktu lalu, Kepala Dinas Perumahan, Kasawan dan Pemukiman (DPKP) Barsel, Rudi Gawis, menjelaskan, bahwa rencana realisasi RPTRA di setiap Kecamatan se-Barsel, itu akan dibahas di dalam pembahasan APBDP Barsel 2018.

Menurut dia, sementara ini, rencana anggaran yang akan diusulkan di dalam APBDP 2018 nanti, adalah sebesar Rp200 juta per Kecamatan.

"Rencananya Rp200 juta per Kecamatan, khusus untuk memulai pembangunan RPTRA minimal di setiap ibukota Kecamatan," bebernya.

Lebih lanjut dikatakan oleh Rudi, meskipun jumlah ataupun nilai anggaran yang direncanakan di APBDP 2018 ini terbilang kecil dan tidak mungkin mampu menyelesaikan setiap pembangunan RPTRA, namun setidaknya hal tersebut, merupakan awal mula pembangunan dan menunjukkan keseriusan Pemkab Barsel, dalam mewujudkan RPTRA di tiap Kecamatan, yang juga merupakan integritas dari program Smart City (Kota Pintar).

"Sementara nilainya mungkin kecil dan tidak mungkin digunakan untuk menyelesaikan pembangunan RPTRA, namun ini awal dari keseriusan Pemkab mewujudkan program Smart City di Barsel, nanti di tahun 2019 dan tahun berikutnya akan terus dilanjutkan penganggarannya, karena ini salah satu program prioritas," tukas Rudi.

Selain pembangunan RPTRA yang direncanakan penganggarannya melalui APBD, untuk mewujudkan program Smart City, Pemkab Barsel juga telah melakukan komunikasi dengan para perusahaan operator jaringan telekomunikasi, untuk turut pula memberikan peningkatan pelayanan kepada masyarakat, terutama di bidang telekomunikasi.

"Target kita, semua desa di Barsel, nantinya tidak ada lagi yang kesulitan mencari jaringan telekomunikasi dan hal itu sudah kita komunikasikan dengan pihak perusahaan penyedia layanan telekomunikasi yang ada, tanggapan merekapun sangat baik mendukung program tersebut!" tutur Rudi.

Untuk diketahui, program pembangunan RPTRA sendiri, merupakan komitmen Pemkab Barsel, dalam memberikan pelayanan wadah bermain gratis dan edukasi non formal bagi anak-anak di seluruh Barsel. Program ini sendiri, merupakan telah disepakati oleh seluruh camat dari semua kecamatan yang ada di Barsel, berdasarkan hasil study banding yang dilakukan oleh Pemkab Barsel di Jakarta beberapa waktu lalu.[tampetu/deni]


TAG