Pengelola KIM Kapuas Ikuti Sosialisasi di Dinas Kominfo Santik Kalteng

Print Friendly and PDF


SOSIALISASI KIM - Foto bersama peserta Sosialisasi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) 2018 di Aula Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah.

KUALA KAPUAS -  Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kapuas yang diwakili oleh Kepala Seksi Komunikasi Publik Gusti Mahfuz, S.Kom,MA mengikuti sosialisasi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) yang diselenggarakan olehDinas Kominfo, Persandian dan Statistik Provinsi Kalimantan Tengah di Aula Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis (26/4/2018) lalu.

Kegiatan sosialisasi KIM tersebut dibuka langsung secara resmi oleh oleh Kepala Dinas Kominfo Persandian dan Statistik Provinsi Kalimantan Tengah sebagai koordinator KIM di Kabupaten/Kota Ir. Herson B.Aden, M.Si didampingi Kabid Pengelolaan Komunikasi Publik Baryen, ST, M.Eng.

Narasumber dari Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo, Sarjono yang  dihadiri oleh seluruh pengelola KIM di Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Tengah, Admin Sosial Media, BNN Provinsi Kalteng dan perwakilan Mahasiswa Universitas di Palangkaraya.

Kepala Dinas Kominfo, Persandian dan Statistik Provinsi Kalimantan Tengahdalam sambutannya mengajak memperkuat integrasi dari tingkat provinsi, Kabupaten, hingga kecamatan bahkan tingkat Desa melalui aplikasi yang telah tersedia semisalsippd.kalteng.go.id  yang memuat mengenai perencanaan pemerintah, sehingga masyarakat dapat mengakses informasi yang tersedia. 

"Dinas Kominfo Persandian & Statistik Provinsi Kalteng akan memberikan secara cuma-cuma domain dan hosting gratis bagi KIM yang berada di Kecamatan sampai dengan pedasaan yang terintegrasi pada data canter Diskominfo Santik Provinsi Kalteng," ungkapnya.

Kegiatan sosialisasi ini di dipandu oleh Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik yang diwakili oleh Sarjono. Materi yang disampaikan berjudul Pengembangan dan Pemberdayaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) menjelaskan mengenai bagaimana KIM dapat berkembang secara bertahap hingga pada akhirnya KIM dapat bertransformasi tidak hanya menjadi forum konvensional namun juga dapat menjadi agen perubahan sosial dan wahana bisnis dalam upaya mendukung pemasaran produk lokal. 

"KIM tidak sebatas pada Kecamatan maupun pedesaan saja, KIM bisa dibentuk pada komunitas pertanian, Nelayanan, UKM maupun pelajar, KIM dapat menjembatani informasi antara masyarakat dan pemerintah, mengembangkan kualitas SDM masyarakat dibidang informasi," paparnya.

Di tempat yang berbeda Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kapuas Ir. H. Nor Alamsyah, KIM yang telah terbentuk sebanyak 17 (tujuh belas) ditingkat Kecamatan akan segera diberdayakan melalui aplikasi berbasis web untuk mewujudkan media komunikasi yang terintegrasi.

"Dengan memberikan solusi pengembangan internet dikecamatan sampai dengan dipedesaan, diharapkan mampu menggerakkan peranan KIM di masyarakat dan dalam waktu dekat KIM pada pedesaan akan dibentuk juga," katanya.

Sekretaris Dinas Kominfo Kabupaten Kapuas selaku PPID Utama Dr. Suwarno Muriyat, S.Ag, M.PD siap Kabupaten kapuas menjadi salah satu pilot Project oleh Kementerian Kominfo RI untuk pengembangan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM).[angga]


TAG