Kisruh Parpol Demokrat DPC Barsel, Ini Komentar Beneriadi

Print Friendly and PDF


BUNTOK - Kisruh di tubuh DPC Partai Demokrat Kabupaten Barito Selatan, dari permasalahan adanya dugaan Money Politik (politik uang) pada pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) yang berbuntut pada pelaporan kepada pihak Kepolisian, oleh salah satu calon Ketua DPC yang tidak terpilih terhadap keempat Ketua PAC Demokrat di Barsel, hingga beredarnya isu pemalsuan Surat Keputusan (SK) Pengurus DPC dan PAC Parpol berlambang bintang segitiga itu, cukup menarik perhatian dan kekhawatiran beberapa kalangan di Barsel.

Salah satu yang tertarik mengomentari hal tersebut, adalah Beneriadi SE. Mantan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Barsel tersebut, beranggapan bahwa kisruh yang terjadi di tubuh Parpol Demokrat DPC Barsel itu, cukup menimbulkan kekhawatiran di banyak kalangan.

Kekhawatiran yang dimaksudkan oleh Beneriadi, adalah apapun bentuk kekisruhan yang dipertontonkan oleh elit-elit politik tersebut, merupakan bukti adanya kegagalan berpolitik secara sehat dan hal itu, sama sekali tidak menyumbangkan faham Demokratisasi yang sesungguhnya kepada masyarakat, khususnya warga Kabupaten Barsel.

Lebih lanjut, Beneriadi khawatir hal tersebut mungkin saja terjadi hingga tahun 2019 mendatang, yang merupakan puncak dari tahun politik, yakni penyelenggaraan Pilpres dan Pemilihan Umum Legislatif serentak. Dampak dari hal tersebut, akan berakibat buruk kepada masyarakat, yang saat ini tengah mengharapkan adanya peningkatan kualitas dari calon-calon wakil yang akan mereka pilih sebagai wakil mereka nantinya di DPRD.

"Saya sebagai masyarakat, sangat 'mengapresiasi' kekisruhan di internal partai Demokrat Barsel, karena apa yang mereka pertontonkan sangat tidak memberikan sumbangan kepada Demokratisasi kedepannya, khususnya untuk warga Barsel. Apalagi kejadian-kejadian ini kemungkinan akan terus berlangsung hingga 2019 mendatang, sebab itulah saya khawatir akan berpengaruh sangat buruk bagi masyarakat, yang pada saat ini sangat membutuhkan peningkatan terhadap kualitas elit politik yang akan mereka pilih," sindir pria yang kini berprofesi sebagai pengusaha tersebut.

Lebih lanjut, menurut pengamatan Beneriadi, kekisruhan yang terjadi di tubuh Demokrat tersebut sendiri, akan merugikan Parpol itu sendiri. Pasalnya apabila hingga akhirnya nanti pihak partai tidak juga bisa menyelesaikan permasalahan internal mereka secara internal, maka akan ada pihak-pihak yang mungkin saja akan diuntungkan dengan kejadian-kejadin tersebut.

Untuk itulah, dirinya sangat mengharapkan agar, para elit politik partai Demokrat, baik dari DPD Provinsi maupun DPP Partai, agar segera turun tangan, guna segera menyelesaikan konflik yang terjadi tersebut secara internal partai.

"Sebagai masyarakat, saya sangat menyayangkan hal ini, semestinya kejadian-kejadian seperti ini, sudah tidak ada lagi terjadi di era sekarang, dimana masyarakat mengharapkan agar para pemimpinnya kedepan lebih berkualitas dan berkompetensi baik. Untuk itu, saya sangat mengharapkan, agar seluruh elit parpol Demokrat, baik di tingkat DPD Provinsi hingga tingkat DPP, dapat segera menyelesaikan masalah semacam ini, secara internal partai!," harapnya.[tampetu]


TAG