• Latest News

    Senin, 30 April 2018

    Kasihan...!!!, Sekolah ini Terendam Banjir, Siswa Pun Terpaksa Libur


    PULANG PISAU - Banjir melanda di beberapa Kecamatan di wilayah Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah (Kalteng). Sebut saja, seperti Kecamatan Kahayan Tengah (Bukit Rawi), bahkan hingga Kecamatan Jabiren Raya, tepatnya di Desa Tanjung Taruna.

    Akibat banjir kiriman dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan ini, sejumlah sekolah digenangi air, sehingga aktivitas belajar terpaksa diliburkan.

    "Sedikitnya ada tiga sekolahan di Desa kami ini yang proses belajar/mengajarnya terhambat dan terpaksa diliburkan, seperti SDN 1 Tanjung Taruna, SDN 1 Tanjung Pusaka, SMP satu atap Jabiren Raya," ungkap Kades Tanjung Taruna, Udin Agun kepada Kabarkalteng, Selasa (1/5/2018).

    Selain merendam sekolah, kata Udin Agun, banjir juga merendam sejumlah pemukiman warga. Sedikitnya ada empat buah rumah terendam air.

    "Sejak kemarin sore, bahkan hingga sekarang ini, ketinggian debit air semakin naik. Sementara, dampak dari banjir ini, selain sekolah juga sedikitnya ada empat rumah warga yang juga tergenang air," ungkapnya.

    Dengan adanya musibah ini, Kades Desa Tanjung Taruna, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau ini berharap semoga debit air cepat menyusut, sehingga aktivitas sekolah dan masyarakat bisa berjalan seperti biasanya.

    "Apabila air tidak surut dalam beberapa hari ke depan, maka sangat kasihan bagi peserta didik tidak dapat bersekolah. Selain itu, warga yang hampir 80 persen mata pencahariannya sebagai nelayan tentunya tidak dapat mengambil ikan hasil tangkapannya, karena air meluap sehingga ikan pada menyebar," tukasnya.

    Menghadapi musibah banjir ini, pihaknya juga mengintruksikan kepada seluruh warganya agar tetap waspada dan hati-hati serta berjaga-jaga dengan kondisi sekarang ini.

    Pasalnya, terlihat debit air bertambah naik, dan aktivitas warga yang mulai terganggu, pihaknya juga berharap agar pemerintah daerah Kabupaten Pulang Pisau segera turun tangan untuk melakukan langkah antisipasi untuk membantu warga masyarakat yang terdampak banjir.

    "Tentu kita harapkan pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk segera turun tangan membantu warga yang terdampak banjir," harapnya.

    "Apabila tatap yurung danum, nampi tanggapan Pemda ih je Bahalap ah, pasi warga kea mun jatun tanggapan ah," ucap Udin Agun dalam bahasa daerah Dayak Ngaju yang artinya, "Apabila tetap air pasang (melanda desa mereka), seperti apa baiknya saja tanggapan pemerintah,".[manan]


    • Komentar
    • Facebook Komentar

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Kasihan...!!!, Sekolah ini Terendam Banjir, Siswa Pun Terpaksa Libur Rating: 5 Reviewed By: Kabar Kalteng
    Scroll to Top