Karang Taruna Tunas Muda Dipercaya Kades Kelola Kebun Desa

Print Friendly and PDF


PULANG PISAU - Karang Taruna Tunas Muda Desa Mentaren II, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis), dipercaya Pemerintah Desa (Pemdes) untuk mengelola Kebun Desa yang mana hal tersebut juga merupakan salah satu program kerja Karang Taruna desa setempat, usai kepengurusan baru yang dipimpin Fatkur Roji dikukuhkan, Rabu (4/4/2018).

Kepala Desa Mentaren II, Agus Imam Murdianto mengatakan, selama ini warga Karang Taruna ini dinilai aktif dalam berbagai kegiatan dalam rangka membantu pemerintah desa untuk memajukan desanya.

Atas keaktifan ini, tentunya pemerintah desa memberikan apresiasi dengan memberdayakan warga Karang Taruna,  salah satunya dalam pengelolaan Kebun Desa yang menjadi salah satu program kerja dari Karang Taruna Tunas Muda.

Menurut Agus, nantinya dari pengelolaan Kebun Desa ini bisa memberikan kontribusi kepada pemerintah desa, masyarakat dan warga Karang Taruna itu sendiri.

"Ya dengan adanya Kebun Desa ini, kita harapkan dapat memberikan manfaat dan penghasilan tambahan bagi seluruh pelakunya," ujar Agus begitu panggilan akrabnya Kepada sejumlah awak media, Rabu (4/4/2018)

Melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), lanjut Agus, Pemerintah Desa sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp300 Juta, untuk mendukung program tersebut.

Selain itu, terang Agus, pemerintah Desa Mentaren II juga mengalokasikan dari Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) untuk membantu kegiatan kepemudaan khususnya kegiatan Karang Taruna Tunas Muda.

"Pada intinya kita selalu mendukung program kerja Karang Taruna Tunas Muda Desa Mantaren II," tukasnya.

Sementara itu terpisah, Ketua Karang Taruna Kabupaten Pulang Pisau, Adi Waskito yang hadir dalam pengukuhan dan rapat kerja Karang Taruna Tunas Muda, memberikan apresiasi sebesar-besarnya terhadap program kerja yang telah disusun oleh pengurus.

Ia mendorong agar Karang Taruna Tunas Muda dapat menciptakan berbagai terobosan baru yang bermanfaat bagi semua elemen, khususnya di masyarakat desa setempat.

"Pengurus Karang Taruna harus dapat memberikan terobosan yang berarti di setiap desa di Kabupaten Pulang Pisau ini. Jangan hanya bangga menjadi pengurus, tetapi juga wajib memperkuat jaringan dan kedekatan dengan berbagai pihak, sehingga keberadaan Karang Taruna bukan saja di cap aktif pada kegiatan olahraga tujuhblasan saja, tetapi memang memiliki peran yang lebih luas untuk memajukan desa," tegasnya.

Adi menambahkan, bahwa saat ini banyak program di Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) yang bisa menjadi peluang dengan melibatkan warga Karang Taruna dalam rangka membantu pemberdayaan dan kesejateraan masyarakat di desa. 

Dari itu, ia kembali berharap para pengurus Karang Taruna di setiap desa di Kabupaten Pulang Pisau bisa memberikan sumbangsih kepada kemajuan pembangunan dan masyarakat di desanya melalui berbagai program kerja yang bermanfaat dan bisa diyakinkan kepada pemerintah desa.

"Karena keberadaan Karang Taruna sangat membantu Pemerintah Daerah (Pemda) dalam upaya mengentaskan masalah-masalah penyandang sosial yang ada di masyarakat," tandasnya.[manan]


TAG