Dinkes Pulpis Gelar Sosialisasi Dan Advokasi POPM Filariasis

Print Friendly and PDF


PULANG PISAU - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) menggelar kegiatan Sosialisasi dan Advokasi Pemberian obat pencegahan massal (POPM).

Ini dilakukan dalam upaya peningkatan cakupan minum obat penyakit kaki gajah (Filariasis). Kegiatan ini digelar selama tiga hari, mulai 25 hingga 27 April 2018 di Aula Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pulang Pisau.

Kepala Bidang Pencegahan dan pengendalian penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Pulang Pisau, dr Pande, Kamis (26/4) mengatakan, kegiatan sosialisasi dan advokasi POPM ini dalam rangka mendukung gerakan Indonesia bebas Filariasis pada tahun 2020.

Gerakan aksi POPM ini sendiri kata dr Pande, sudah berlangsung sejak tahun 2016 dan akan berakhir pada tahun 2020 nanti. Oleh karena itu, Dinkes mengajak seluruh masyarakat untuk turut mensukseskan gerakan POPM Filariasis. Karena, memasuki tahun ketiga target sasaran 85 persen dari target total penduduk 65 persen.

"Kita berharap Puskesmas terus melakukan aksi pencanangan, khususnya pada daerah-daerah yang masih rendah cakupannya," ujarnya kepada sejumlah awak media, Kamis (26/4/2018) usai kegiatan tersebut.

Menurutnya, untuk mencapai bebas Filariasis tahun 2020, selama 5 tahun berturut-turut melakukan aksi gerakan pemberian obat pencegahan massal (POPM) target 85 persen dari jumlah sasaran.

Untuk bisa mencapai target itu, kata dr Pande, pihaknya bekerjasama dengan lintas sektoral, IDI, organisasi profesi keperawatan, camat dan desa/kelurahan untuk bersama-sama membantu secara mobilisasi masa.

"Karena di bulan Oktober mendatang akan dilaksanakan gerakan POPM. Pada gerakan POPM di bulan Oktober itu, nantinya juga akan dilaksanakan pencanagan di masing-masing puskesmas dan petugas kesehatan yang akan menyasar ke sasaran," imbuhnya.

Dengan adanya kegiatan ini, Dinkes berharap dukungan dan partisipasi seluruh elemen umtuk menyukseskan gerakan POPM, sehingga target bebas Filariasis tahun 2020 dapat tercapai dengan baik.

"Khusus Pulpis, kita juga berharap terus terhindar dari penyakit kaki gajah ini," tukasnya.[manan]


TAG