Diduga Masakan Tidak Higienis, 105 Warga Garantung Dilarikan ke Rumah Sakit

Print Friendly and PDF


PULANG PISAU - Lebih dari seratus warga Desa Garuntung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pulang Pisau dan Puskesmas Maliku, Minggu (15/4/2018) pada pukul 09.30 WIB. Diduga kuat mereka keracunan setelah mengonsumsi masakan tidak higienis.

Peristiwa ini berawal ketika warga Desa Garantung, Kecamatan Maliku sedang mengikuti tahapan kampanye dialogis pasangan calon nomor urut salah satu pasangan calon Pilkada Pulpis 2018.

Kapolres Pulang Pisau, AKBP Dedy Sumarsono, Senin (16/4/2018) saat menjenguk pasien di RSUD Pulang Pisau mengatakan, dugaan awal dari hasil investigasi Polres Pulang Pisau (Polres Pulpis). Keracunan makanan secara massal yang dialami Warga Desa Garantung Kecamatan Maliku, dari tempat masak yang kurang higienis.

Di mana, lanjutnya, tempat masak tersebut berdekatan dengan kandang ternak, dan di sekitar tempat itu terdapat pupuk, pestisida dan racun rumput, sehingga masakan itu bisa terkontaminasi.

"TKP sudah kita pasang police line. Koki dan orang yang belanja bumbu dan bahan makanan sudah kita data, termasuk menu masakan yang dimasak, serta barang bukti (BB) sample makanan serta BB ludah kita amankan untuk di bawa leburaturium untuk di uji. Sehingga nanti akan ketahuan hasilnya, apakah dari makanan atau faktor lingkungan sekitar tempat aktifitas memasak," kata Kapolres kepada awak media.

Terpisah, Plt Direktur RSUD Pulang Pisau mengatakan, mulai tadi malam banyak pasien yang dirujuk di RSUD Pulang Pisau untuk mendapatkan pengobatan. "Tercatat ada 105 pasien yang mengalami masih diduga gejala keracunan makanan," kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Pulang Pisau, dr Muliyanto Budihardjo MHlthSc, Senin (16/4/2018)

Dikatakan Muliyanto, pihaknya bersama Satreskrim Polres Pulang Pisau telah mengambil sampel makanan yang terdiri dari nasi beserta lauk pauk untuk dibawa ke BPOM Palangka Raya.

Setelah hasil pengujian itu, paling tidak diketahui apa yang menjadi penyebab, termasuk bahan-bahan apa saja yang digunakan untuk membuat makanan tersebut ikut juga diuji laboratorium.

Banyaknya korban keracunan makanan ini juga menjadi perhatian serius Kapolres Pulang Pisau, AKBP Dedy Sumarsono SIK MH. Dirinya langsung turun ke RSUD Pulang Pisau untuk melihat dari dekat kondisi korban yang mengalami keracunan makanan ini.

Dikatakan Muliyanto, beberapa pasien di antaranya sudah di rawat jalan. Tidak ada pasien dalam kondisi kritis, karena cepat mendapat penanganan medis. Beberapa korban yang kondisinya masih lemah dirawat di RSUD Pulang Pisau.[manan]


TAG