Dewan Ingin Pemkab Segera Benahi Dua Pelabuhan di Buntok

Print Friendly and PDF


BUNTOK - Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Barito Selatan, James Djamjam, mengingatkan Pemerintah Kabupaten, agat segera membenahi fasilitas di dua pelabuhan yang berada di Kota Buntok.

Hal ini, disampaikan oleh James di Kantornya, Senin (2/4/2018), menurut anggota Komisi II dari Fraksi PDIP tersebut, pembenahan terhadap dua pelabuhan di Kota Buntok, yakni Pelabuhan Pasar Beringin dan Pelabuhan Pasar Lama, sangatlah penting. Mengingat kedua pelabuhan tersebut, merupakan pusat aktivitas transportasi perairan dari dan menuju ibukota Kabupaten Barsel.

"Sangat perlu dibenahi segera, sebab kedua pelabuhan tersebut merupakan jantung transportasi perairan kota Buntok, yang berarti merupakan juga salah satu pusat ekonomi masyarakat," jelasnya.

Kenapa kedua pelabuhan tersebut, perlu segera dibenahi? Diungkapkan oleh James lagi, sebabnya adalah kondisi kedua pelabuhan dimaksud, kini dalam keadaan memprihatinkan.

Terutama pelabuhan pasar Beringin, kondisi titian dari pelabuhan menuju jalan dermaganya, kini sangat sulit dilewati karena hanya menggunakan sebatang kayu, yang ketika dilewati oleh siapapun harus ekstra hati-hati, sebab bergoyang dan kadang tenggelam bila beban di atasnya agak berat. Sedangkan, untuk pelabuhan Pasar Lama, drainase yang berada di bagian bawahnya, kini jebol dan menimbulkan aliran air yang sangat deras menerpa di sekitar pondasi bangunan dermaga, hal ini dikhawatirkan mengangkibatkan erosi yang cukup parah pada tanah di bawah bangunan, sehingga rawan longsor dan bangunannya ambruk.

"Kedua pelabuhan tersebut, kondisinya kini rawan baik bagi warga yang menggunakannya, maupun bangunan yang ada di sekitarnya," terang anggota DPRD Barsel, periode 2014 - 2019 ini.

Dalam keterangan yang disampaikan oleh James tersebut, ia juga mendesak agar Pemkab Barsel, terutama kepada Dinas Perhubungan Barsel, sebagai Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) yang berkewenangan menangani hal tersebut, agar segera menganggarkan dana untuk membenahi kedua bangunan pelabuhan itu, di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah  Perubahan (APBDP) Tahun 2018 ini.

"Saya harap agar Dishub, segera menganggarkan biaya pembenahan tersebut di APBDP 2018. Ini demi meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, apalagi Pelabuhan merupakan salah satu penyumbang terbesar bagi Pendapatan Asline Daerah (PAD), masa dipungut terus retribusinya, tapi fasilitasnya dibiarkan tidak memadai?" tukasnya.[tampetu]



TAG