Baharudin Targetkan Kelurahan dan Kota di Barsel Masuk Daftar Usulan DPRD Provinsi

Print Friendly and PDF


BUNTOK - Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Ir H Baharudin H Lisa MM, menargetkan agar Kelurahan dan Kota di Kabupaten Barito Selatan, menjadi prioritas usulan di DPRD Provinsi.

Ditemui di sela kegiatan reses perorangan anggota DPRD Provinsi Kalteng, di Kantor Kelurahan Buntok Kota, Kecamatan Dusun Selatan, Barsel, Rabu (18/4/2018), Anggota DPRD Provinsi Kalteng Fraksi Demokrat Baharudin H Lisa mengatakan, tujuan dari reses perorangan yang dilaksanakannya selama dua hari, yakni Selasa (17/4/2018) dan Rabu (18/4/2018) di Barsel tersebut, difokuskan khusus di wilayah Kelurahan dan Kota di dua Kecamatan, yakni Dusun Selatan dan Gunung Bintang Awai (GBA).

"Selama dua hari, reses perorangan ini saya fokuskan khusus di Kelurahan dan Kota, di dua Kecamatan GBA dan Dusun Selatan, dengan harapan nantinya baik kelurahan dan Kota Buntok, bisa mendapatkan pembangunan yang lebih baik lagi," sebutnya.

Dari semua usulan yang disampaikan oleh pihak kelurahan dan kecamatan, dijanjikan oleh mantan Bupati Barsel periode 2001 - 2006 dan periode 2006 - 2011 tersebut, akan dibawa dan dimasukan kedalam usulan prioritas di DPRD Provinsi. Namun, dijelaskannya lebih lanjut, usulan-usulan yang akan dibawa keforum DPRD Provinsi, adalah yang sifatnya tidak bisa diakomodir oleh APBD Kabupaten.

"Akan dipilah, selama yang diusulkan itu tidak bisa diakomodir oleh Kabupaten, maka bentuk usulan itulah yang akan dibawa kedalam forum DPRD Provinsi," jelas Anggota DPRD Kalteng, wilayah pemilihan 4 Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito.

Dilain pihak, diakui oleh Camat Dusun Selatan, Mario A'an, usulan yang disampaikan oleh pihaknya kepada DPRD, merupakan usulan yang bersifat pembiayaannya masuk kategori besar saja.

"yang kami usulkan kepada DPRD Provinsi itu, yang pembiayaannya lumayan besar saja, contohnya pembangunan atau perehaban rumah ibadah, seperti Masjid dan Gereja yang ukurannya besar saja, infrastruktur jalan dan jembatan, pertanian dan lainnya, selebihnya yang biayanya kecil dan bisa diakomodir di Kabupaten, akan diusulkan melalui APBD Kabupaten," terang Mario.[tampetu]


TAG