Ambil Alat Elektronik di Bangunan Walet, Pemuda ini Ditangkap Polisi

Print Friendly and PDF


PULANG PISAU - Dua pemuda ini ditangkap anggota Polsek Kahayan Hilir bersama jajaran Buser Polres Pulang Pisau, karena telah mengambil sejumlah alat elektronik di bangunan sarang burung walet milik warga Desa Buntoi, RT 06, Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) pada Kamis (19/4/2018) lalu sekitar pukul 03.10 WIB.

Kapolsek Kahayan Hilir, Iptu Sugiharso mengatakan, pihaknya bersama jajaran Buser Polres Pulpis, telah mengamankan dua pemuda yang melakukan pencurian di gedung walet milik Santoso warga Jl. Kolonel Sugiono Gg. I No. 05 RT. 20 Kelurahan Selat Hilir Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Kedua pelaku masing-masing diketahui berinisial Sur (27) dan Don (19) yang kedua-duanya warga Kelurahan Kalawa, Pulang Pisau. Namun, dari kedua pelaku itu, diketahui satu orang masih berstatus pelajar.

Diterangkan Kapolsek Sugiharso, kronologis kejadiannya pada Kamis dinihari sekitar pukul 03.10 WIB, selanjutnya pada Minggu pagi sekitar pukul 08.00 WIB pihaknya mendapatkan laporan langsung dari korban bahwa ada sejumlah peralatan elektronik di dalam bangunan sarang burung walet milik korban telah hilang dan ada bekas lobang congkelan di dinding bangunan sarang tersebut.

Setelah merusak atau menjebol dinding bangunan dengan cara membuat lubang dengan memakai pahat dan palu kemudian masuk dan mengambil barang berupa alat-alat elektronik di dalam ruangan tersebut dan membawanya pergi untuk di miliki dengan melawan hak.

Menindaki laporan tersebut, pihak Polsek Kahlir bersama jajaran Buser Polres Pulpis langsung melakukan penyelidikan dan tidak lama telah dilakukan penyelidiakan dan mengantongi identitas pelaku, pihaknya berhasil melakukan penangkapan terhadap terduga atau terlapor Sur dan Don.        

Pada saat dilakukan penangkapan dan penggeledahan di rumah tersangka telah  ditemukan barang  milik korban dan telah dibenarkan oleh korban serta di akui pelaku bahwa barang barang tersebut adalah milik korban untuk selanjutnya dilakukan penyitaan.

"Barang bukti yang berhasil kita amankan dari tangan pelaku, yakni 4 buah CCTV merk AHD warna silver, 1 buah Mesin Air Merk UCHIDA warna biru tua, Kabel Konektor Internet dan Memory Card merk SANDICK dengan total kerugian materi sebesar Rp4.200.000,- (empat juta dua ratus ribu rupiah)," ijar Sugi begitu sapaan akrab perwira dengan balok dua di bahunya itu.

Sementara itu pelaku terancam dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimum 7 tahun penjara.[manan]


TAG