• Latest News

    Jumat, 16 Maret 2018

    Waduh..!! Aktivitas Ilegal PT AKT Rugikan Negara Belasan Triliun Rupiah


    BUNTOK - Tidak tanggung-tanggung, gara-gara aktivitas ilegal penambangan dan pengeksporan batubara oleh PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT) yang beroperasi di wilayah Kabupaten Murung Raya, menyebabkan kerugian mencapai belasan triliun rupiah.

    Ditemui di sela kegiatan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Ke-72, tingkat Provinsi Kalteng, yang diselenggaran di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Jaro Pirarahan, Kota Buntok, Kabupaten Barito Selatan, Kamis malam (15/3/2018). Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran, ungkapkan bahwa kerugian yang disebabkan oleh aktivitas illegal PT AKT, mencapai belasan triliun rupiah, atau tepatnya diperkirakan mencapai angka Rp13 triliun lebih.

    Kerugian akibat aktivitas illegal PT AKT sendiri, terungkap pasca ditahannya 15 tongkang angkutan batubara milik PT AKT oleh Kepolisian Daerah (Polda) Kalteng beberapa hari lalu, di stokefile PT AKT, di wilayah Kelurahan Mengkatip, Kecamatan Dusun Hilir, Barsel.

    "Menurut Kadis ESDM Provinsi Kalteng, perhitungan sementara kerugian akibat aktivitas illegal PT AKT ini, mencapai Rp13 triliun lebih," ungkapnya kepada awak media.

    Kerugian itu sendiri, lanjut Sugianto, berdasarkan data yang diperolehnya dari Dinas ESDM Kalteng, yakni selain 15 tongkang yang sudah ditahan tersebut, diketahui bahwa sepanjang pasca habis masa perizinan pada 19 Oktober 2017 lalu, PT AKT telah meloloskan sebanyak 52 tongkang baturbara hasil tambang illegal keluar daerah. Dan bahkan sesuai dari hasil investigasi di lapangan, PT AKT masih menyimpan hasil penambangan illegal mereka di stokefile mereka di wilayah Puruk Cahu, sebanyak kurang lebih 600 ribu metrik ton.

    "Hasil perhitungan tersebut diketahui berdasarkan data, yakni selain 15 tongkang yang sudah ditahan di Mengkatip, ada 52 tongkang batubara illegal yang sudah diloloskan PT AKT sepanjang akhir 2017 sampai 2018 ini. Selain itu menurut keterangan yang saya terima, masih ada 600 ribu metrik ton yang siap kirim di daerah Puruk Cahu," beber Sugianto.

    Menyangkut permasalahan tersebut, Sugianto mengakui bahwa pihaknya sedang melakukan upaya hukum lanjutan.

    "Ini kerugian yang sangat besar, baik bagi daerah maupun negara. Menyangkut kasus ini, sedang dalam proses upaya hukum lanjutan!" tegas Gubernur yang baru menjabat kurang lebih dua tahun tersebut.[Kenedy]


    • Komentar
    • Facebook Komentar

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Waduh..!! Aktivitas Ilegal PT AKT Rugikan Negara Belasan Triliun Rupiah Rating: 5 Reviewed By: Kabar Kalteng
    Scroll to Top