Untuk Parkir MTQ, Lapangan Tenis Dibongkar???

Print Friendly and PDF


PULANG PISAU - Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan Musyawarah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) ke XXIX.

Menjelang pelaksanaan even skala provinsi tersebut, Pemkab Pulang Pisau bersama seluruh dinas terkaitnya bekerja keras dalam upaya mensukseskan jalannya pelaksanaan kegiatan keagamaan itu.

Meski demikian, berhembus kabar di sejumlah kalangan masyarakat yang sifatnya mengkritisi jalannya persiapan yang dilaksanakan pihak panitia. Mulai dari anggaran dana publikasi dan masalah pemondokan kafilah yang sebelumnya mencuat di kalangan media masa yang katanya terkesan kurang transparan dalam kegiatannya.

Usai itu, baru-baru ini berhembus lagi kabar, yang sifatnya memprotes kebijakan dari panitia dan dinas terkait (Dinas PUPR) Pulpis, bahwa dalam waktu dekat ini pihak DPUPR akan membongkar salah satu fasilitas negara yang tepat berada di depan sekretariat panitia MTQ, yakni berupa bangunan olahraga (lapangan tenis) untuk dijadikan lahan parkir untuk persiapan MTQ.

Kabar protes itu mencuat, karena fasilitas yang dimaksud merupakan tempat bermain tenis lapangan yang seyogyanya masih bagus dan masih dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga.

"Saya juga mendengar kabar, kalau lapangan tempat bermain tenis lapangan itu akan dibongkar untuk dijadikan lahan parkir pada pelaksanaan MTQ nanti, ya kalau itu benar itu adanya, tentunya sangat disayangkan, karena tempatnya masih bagus dan layak, serta juga kalau benar itu dibongkar terus apa sudah ada rencana tampar penggantinya," ungkap Saprudin yang juga hobi main tenis lapangan, kepada Kabar Kalteng, Selasa (20/3/2018).

Sementara itu, menyikapi hal tersebut, Kepala DPUPR Pulpis, Rustam Ahmidi menegaskan, bahwa lapangan tenis untuk warga bermain tenis lapangan itu, tidak dibongkar. Namun hanya dipinjam sementara untuk lahan parkir sebagai antisipasi membludaknya penonton. Jadi, salah satu tempat alternatif untuk lahan parkirnya di lapangan tenis tersebut.

"Kita juga mendengar info di luaran tentang hal itu, jadi intinya dibongkar. Tapi nantinya kita hanya membuka kawat pagar yang ada di lapangan itu untuk keluar masuknya kendaraan," ucap Rustam Ahmidi yang juga selaku panitia MTQ sesuai bidangnya.

Namun, sedikit tambah Rustam Ahmidi, untuk ke depannya tidak menutup kemungkinan kalau bangunan (tenis lapangan) itu akan dibongkar. Tapi itu semisal saja.

"Ya ke depannya kita masih belum tau, apakah nantinya akan benar-benar dibongkar atau semacam apa kita masih belum tahu program kedepannya. Dan kalaupun akan dibongkar jua, tentunya kita pasti mengabarkan dan mencarikan lokasi baru buat dibangun lagi," tutur Rustam Ahmidi yang tidak lama lagi akan mengakhiri masa jabatannya sebagai Kepala DPUPR atau sebagai ASN karena pensiun.

Dirinya berharap, agar semua lapisan masyarakat dapat bekerjasama dalam perbaikan untuk membangun Pulpis yang lebih baik dan berkembang lagi.

"Mari bersama-sama kita mensukseskan jalannya MTQ Tingkat Provinsi Kalteng di Pulpis ini," tukasnya.[manan]


TAG