• Latest News

    Senin, 12 Maret 2018

    Tim Pengkajian Kembali Panggil Panitia Pilkades Muara Singan

    BUNTOK - Terkait gugatan masyarakat terhadap Surat Keputusan Bupati Barsel, mengenai pembatalan dan penundaan pemilihan Kepala Desa Muara Singan, Kecamatan Gunung Bintang Awai (GBA), Kabupaten Barito Selatan, tim pengkajian yang dibentuk oleh Bupati, kembali panggil panitia Pilkades.

    Senin (12/3/2018), bertempat di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Barsel, tim pengkajian yang dipimpin oleh Kepala Bidang Pemerintahan dan Kelembagaan Desa, Bambang Purwadi, bersama beberapa anggota tim lainnya, terlihat sedang melakukan rapat dengan dua orang panitia Pilkades Muara Singan, Amirudin dan Ririn.

    Menurut informasi yang disampaikan oleh Bambang kepada KabarKalteng via telepon, dalam rangka menindak lanjuti hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi I DPRD Barsel beberapa waktu lalu. 

    Kehadiran keduanya berdasarkan panggilan oleh tim pengkajian, untuk dimintai keterangannya, terkait dugaan adanya kecurangan dalam pelaksanaan pilkades Muara Singan, yang menimbulkan gugatan dari beberapa calon kades yang kalah dalam proses pilkades dimaksud.

    Dalam keterangan yang disampaikan kepada tim pengkajian, keduanya mengakui bahwa tidak ikut menanda tangani surat sanggahan panitia, terhadap SK Bupati Barsel Nomor 188.45/426/2017 Tentang Pembatalan dan Penundaan Pilkades Muara Singan, tertanggal 27 Desember 2017.

    "Sebenarnya kami memanggil kelima anggota panitia pilkades Muara Singan untuk dimintai keterangan, namun yang hadir hanya dua orang. Dari keterangan yang diberikan, keduanya mengakui tidak ada membubuhkan tanda tangan di atas surat sanggahan panitia, terhadap SK Bupati Barsel tentang pembatalan dan penundaan pilkades Muara Singan," bebernya.

    Selanjutnya dijelaskan oleh Bambang lagi, berdasarkan hasil pemeriksaan yang ketiga kalinya tersebut, ditemukan bahwa memang benar adanya kesalahan prosedur oleh panitia, dalam pelaksanaan pilkades Muara Singan.

    Kesalahan prosedur yang dimaksud adalah, Daftar Pemilihan Tetap (DPT) tidak ditetapkan sesuai prosedur dengan hanya mencoret Daftar Pemilihan Sementara (DPS), kemudian di beberapa nama dalam DPT hanya ditulis tangan oleh panitia. 

    Kemudian, kesalahan prosedur selanjutnya yang ditemukan oleh tim pengkajian adalah, ada beberapa orang pemilihan yang tidak terdaftar dalam DPT dan tidak mendapatkan undangan pemilihan, diperbolehkan oleh panitia untuk memilih hanya menggunakan dasar KTP dan KK saja. 

    Dan yang terakhir adalah, berita acara pemilihan dan penghitungan suara hasil pemilihan pilkades, tidak diberikan kepada para saksi dan calon kades yang ikut dalam kontestasi pilkades Muara Singan.

    Dan bahkan menurut Bambang, berdasarkan proses pengkajian ulang tersebut, malah banyak ditemukan bukti dan fakta baru, yang diketahui sebagai kesalahan prosedur oleh panitia dalam pelaksanaan Pilkades.

    "Sebelumnya di bulan Februari 2018 pasca RDP, sudah dilakukan pengkajian ulang oleh tim, hari ini untuk yang ketiga kalinya. Dan dari semua proses pemeriksaan tersebut, ditemukan banyak fakta baru kesalahan prosedur yang dilakukan oleh panitia, dalam tahapan pelaksanaan pilkades, dari yang asalnya hanya di TPS 2 saja, sekarang malah ditemukan di semua TPS, yakni sebanyak tiga TPS," terang Bambang.

    Dilanjutkan Bambang, pihaknya juga sudah merencanakan akan memanggil secara acak sebanyak sepuluh atau lima belas orang, masyarakat yang terdaftar dalam daftar nama penggugat SK Bupati Barsel. Hal ini, menurut Bambang, dilakukan sebagai upaya tim pengkajian untuk meminta keterangan dari beberapa orang tersebut, apakah benar ikut dalam rapat yang dipimpin oleh Dani Boy tersebut.

    "Kami akan meminta keterangan dari beberapa orang, yang namanya terdaftar dalam daftar nama penggugat SK Bupati, nanti kita akan panggil secara acak," jelas Bambang.

    Sebelumnya, KabarKalteng juga sudah meminta keterangan dari salah satu anggota tim pengkajian, Arlansyah SH, yang juga membenarkan bahwa memang ditemukannya ada beberapa kesalahan prosedur, yang dilakukan oleh panitia pilkades Muara Singan.

    "Yang pasti, kesalahan prosedur tersebut jelas ada, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara ini," tutur Arlansyah menerangkan.[tampetu]

    • Komentar
    • Facebook Komentar

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Tim Pengkajian Kembali Panggil Panitia Pilkades Muara Singan Rating: 5 Reviewed By: Kabar Kalteng
    Scroll to Top