Tak Terawat..??, WC Umum di Taman Sumbu Kurung jadi Jorok dan Bau Pesing

Print Friendly and PDF


PULANG PISAU - Fasilitas bangunan berupa WC umum di lokasi Taman Sumbu Kurung, Jalan Tingang Menteng Kota Pulpis, tampak tak terurus.

Hal itu terlihat dari lokasi WC di dalamnya berantakan dan seperti sengaja tidak dirawat. Padahal bangunan tersebut, belum lama dibangun oleh Pemkab Pulpis dengan menggunakan dana APBD.

Salah satu warga Bahaur (Pulang Pisau), Ali yang saat itu sedang bersantai di Taman Sumbu Kurung mengatakan, WC umum yang ada di taman ini nampaknya tidak pernah dirawat. Pasalnya, lanjut Ali terlihat di dalam WC tersebut berantakan dan bau pesing yang menyengat.

"Kita asli dari Bahaur, habis pulang dari Banjarmasin, dan kebetulan Singgah untuk bersantai, saat mau buang air kecil, melihat kondisi WC yang terlihat jorok kita terpaksa mengurungkan niat untuk buang hajat. Apalagi di dalamnya sangat bau sampai mau muntah," ungkap Ali saat dimintai tanggapannya oleh KabarKalteng di lokasi taman, Rabu (28/3/2018).

Ditambahkan Ali, selain berantakan dan bau Pesing menyengat, di dalam WC tersebut juga didapatinya sejumlah bekas tutup minuman keras (minuman beralkohol).

"WC itu kayanya dijadikan wadah untuk minum-minuman keras, soalnya kita dapati banyak bekas tutup botol di dalamnya," ungkap Ali.

Hal senada juga dikatakan Dawi yang juga teman dari Ali. Dirinya tidak jadi buang air kecil, karena melihat kondisi di dalam WC tersebut sangat jorok dan sangat bau.

"Terpaksa mas ditahan, coba mas lihat saja ke dalam, baunya sampai mau muntah saya. Kalau dilihat dari luar bangunan cukup bagus dan permanen, tapi sudah ke dalam, wadah minta ampun mas," ucap Dawi saat itu.

Melihat kondisi WC itu, kedua warga Bahaur tersebut mengharapkan kepada pemerintah setempat atau melalui dinas terkait dalam hal ini agar dapat memperbaiki dan ditinjau kembali bangunan tersebut dan juga untuk fasilitas umum seperti ini agar dapat dijaga dan dirawat sebaik mungkin.

Sementara itu, menyikapi kondisi tersebut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Pulang Pisau, Damek Panahan mengatakan, pihaknya untuk hal itu sebelumnnya juga telah mengetahui dan membenarkan kalau bangunan WC umum di lokasi Taman Sumbu Kurung itu di dalamnya terlihat kotor dan jorok.

Namun di sini perlu disampaikan, bahwa sebenarnya bangunan WC dan sejumlah fasilitas lainnya di lokasi taman tersebut belum dioperasionalkan, tapi kelihatannya sudah dimanfaatkan oleh warga dan masyarakat yang berkunjung ke lokasi taman dimaksud. Hal itulah yang menyebabkan WC tersebut kotor dan jorok.

"Yaa intinya mas, bangunan di lokasi taman itu masih belum kita operasional, tapi dulu-duluan sudah dimanfaatkan warga. Yaa kita mau melarang susah juga, kalau imbauan sudah kita sampaikan sebelumnnya bahwa bangunan dimaksud termasuk WC umum itu belum kita resmikan," ungkap Damek begitu sapaan akrabnya.

Selanjutnya ditambahkan Damek, ke depannya fasilitas bangunan termasuk WC umum itu ke depannya masih akan dibenahi, dan akan ditambah fasilitas penunjang lainnya.

Dari itu, katanya, pihaknya kembali mengharapkan agar untuk sementara jangan dulu dimanfaatkan, karena bangunan tersebut belum kita operasional kan dan belum diresmikan.

"Yang pastinya, untuk di lokasi taman ke depannya akan terus kita lakukan pembenahan, termasuk di lokasi itu akan kita bangun tempat wisata kuliner," tukasnya.

Damek juga mengatakan, untuk saat ini mari kita bersama-sama menjaga fasilitas yang ada di lokasi Taman Sumbu Kurung, agar kebersihan dan kelayakannya dapat terjaga dengan baik.

"Karena ini sifatnya untuk kebutuhan umum, maka harus kita jaga bersama-sama, dan nantinya juga setelah diresmikan akan ada petugas kebersihan dan petugas penjagaan di lokasi yang kita bangun," tuturnya.

Sementara, dari pantauan KabarKalteng di lokasi dimaksud, memang benar adanya bahwa di dalam WC tersebut sangat berbau dan banyak di dapati bekas tutup botol minuman keras.

Selain itu juga, di dalam WC tersebut, ada sejumlah closet  yang pecah.[manan]


TAG