• Latest News

    Kamis, 15 Maret 2018

    Siswa Pengidap Bocor Ginjal Ini Kini Ditangani Pemkab


    PULANG PISAU - Karnita, anak berusia 11 tahun warga RT 03 Desa Bahaur Tengah, Kecamatan Kahayan Kuala, Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) yang masih di duduk di bangku Kelas VI dikabarkan tengah mengalami penyakit bocor ginjal dan kondisinya saat ini hanya bisa terbaring lemah di rumahnya.

    Kini kabarnya tengah mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau (Pisau). Anak tersebut juga tengah dikabarkan sudah ditangani dinas terkait dalam hal ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Pulpis.

    "Iya anak yang dimaksud (Karnita) sudah kita tangani, dan sudah dirawat di RSUD Pulpis untuk sementara," ucap dr Muliyanto Budihardjo, saat dikonfirmasi KabarKalteng, Kamis (15/3/2018) via telepon selulernya.

    Sebelumnnya, dikatakan dr Mul begitu ia disapa, memang anak yang bersangkutan pernah dirawat di RSUD kabupaten tetangga (Kapuas). Namun disarankan oleh pihak dokter setempat untuk dirujuk ke Banjarmasin agar dapat hasil pengobatan yang lebih baik lagi.

    "Yang jelas anak tersebut sudah kita rawat di rumah sakit kita, dan kita lihat dulu perkembangannya. Kalau toh memang harus dirujuk, ya akan kita lakukan, tapi kita tangani dulu demgan maksimal," ujar dr Mul dengan singkat.

    Kabar sebelumnnya diketahui, bahwa Karnita saat ini sudah tidak bisa bersekolah lagi, akibat penyakit yang diidapnya. Bukan karena bocor ginjal itu, ia tidak bisa disembuhkan, tetapi biaya pengobatan yang membuat orangtuanya tidak berdaya.

    Kondisi ekonomi keluarga yang tidak mampu membuat nasib Karnita di ujung tanduk dan memerlukan uluran tangan dari berbagai pihak.

    Seperti yang dikatakan, Kepala SDN Bahaur Kanan, Sutarto mengungkapkan bahwa Karnita beberapa bulan lalu sudah pernah dibawa ke rumah sakit di Kuala Kapuas, dan saat itu Karnita mengalami perubahan dan kesehatannya mulai sediki membaik.

    "Untuk pengobatan sebenarnya disarankan dilanjutkan ke rumah sakit yang ada di Banjarmasin. Tapi sekarang ini penyakit yang dialami Karnita kambuh lagi," kata Sutarto.

    Lagi-lagi, ketidakberdayaan ekonomi yang dialami orang tuanya membuat Karnita hanya mendapatkan pengobatan sederhana atau Tetamba Kampung (obat kampung). Sehingga dengan meneteskan air mata orangtua Karnita hanya bisa pasrah dengan penyakit anaknya itu.

    Meski sayang orangtua kepada anaknya tidak terbatas, pengobatan yang tidak memadai membuat keselamatan anak ini juga ikut terancam.

    “Selaku kepala sekolah, saya juga bingung apa yang harus saya lakukan,” terang Sutarto seraya menunjukan rasa keprihatinannya.

    Sutarto berharap pihak terkait dan para donator bisa memberikan perhatian untuk bersama-sama membantu bagi kesembuhan anak ini karena kondisi orangtuanya yang memang kurang mampu. Sementara masa depan Karnita masih cukup panjang. Namun, baru ini dapat kabar, bahwa Karnita sudah dirawat di RSUD Pulpis.

    "Syukurlah pihak pemerintah sudah membawa kembali anak yang bersangkutan, kita juga berharap selain bantuan penyembuhan pemerintah kuga dapat membantu biaya penyembuhannya, melihat kondisi Karnita seperti itu, pihaknya meminta agar siswi tersebut untuk beristirahat dulu," tuturnya.[manan]


    • Komentar
    • Facebook Komentar

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Siswa Pengidap Bocor Ginjal Ini Kini Ditangani Pemkab Rating: 5 Reviewed By: Kabar Kalteng
    Scroll to Top