Selama Penertiban Lalin Aparat Gabungan Banyak Temukan Pelanggaran

Print Friendly and PDF


BUNTOK - Selama dua hari melaksanakan penertiban arus lalu lintas, di Wilayah Kota Buntok, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan, Selasa (27/2/2018) dan Rabu (28/2/2018), aparat gabungan Dinas Perhubungan (Dishub), Kepolisian Resort (Polres), TNI dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Barsel, banyak temukan pelanggaran.

Sesuai data yang diperoleh KabarKalteng dari Kepala UPTD Pengujian Dihub, I Wayan Sudarta, Kamis (1/3/2018). Sepanjang pelaksanaan penertiban lalin oleh aparat gabungan, ditemukan sebanyak 48 pelanggaran berkendara, yakni pada hari Selasa (27/2/2018) sebanyak 30 pelanggaran dan Rabu (28/2/2018) sebanyak 18 pelanggaran.

Adapun rincian pelanggaran yang ditemukan, adalah yang terbanyak kelengkapan surat menyurat kendaraan bermotor, sebanyak 28 pelanggaran. Kemudian menyusul, tidak menyalakan lampu sebanyak 21 pelanggaran, 4 pelanggaran kelebihan kapasitas muatan, 3 pelanggaran teknis dan yang terakhir adalah pelanggaran tidak menggunakan sabuk pengaman sebanyak 2 pelanggaran.

Berdasarkan hasil tersebut, Wayan mengimbau kepada seluruh pengendara kendaraan bermotor di Barsel, untuk selalu melengkapi diri, baik dari sisi teknis maupun kelengkapan surat menyurat kendaraan, setiap hendak bepergian menggunakan kendaraan bermotor.

Bukan karena hanya takut terkena tilang, namun juga  merupakan bagian dari kewajiban setiap pengendara, untuk selalu melengkapi diri dengan kelengkapan teknis kendaraan dan surat menyurat kendaraan, demi keselamatan pengendara itu sendiri dan juga pengguna jalan raya lainnya.

"Jangan hanya oleh takut ditilang saja, kelengkapan teknis kendaraan seperti rem, lampu, ban, helm, sabuk pengaman dan lainnya serta surat menyurat kendaraan juga wajib terus dibawa dan digunakan, demi menjaga keselamatan pengendara itu sendiri juga pengguna jalan lainnya," tegasnya mengingatkan.

Selain itu, Wayan juga berharap agar seluruh truk angkutan yang melintasi wilayah Barsel, terutama dalam kota Buntok. Agar memuat angkutan mereka tidak melebihi kapasitas yang telah ditentukan, guna menjaga keamanan dan kenyamanan lalu lintas dan juga menjaga agar konstruksi jalan tidak cepat rusak.[tampetu]


TAG