Polres Pulpis Kembali Ingatkan Pengguna Medsos untuk Santun dan tak Tebarkan Kebencian

Print Friendly and PDF


PULANG PISAU - Perkembangan teknologi di dunia semakin pesat dan berkembang. Di antara tanda majunya teknologi tersebut, terlihat dari banyaknya jejaring sosial, seperti, Facebook, Instagram, WhatsApp, Twitter dan lain sebagainya.

Media Sosial tersebut banyak dikenal sebagai wadah atau tempat masyarakat/warganet untuk mensosialisasikan aktivitas mereka, baik itu terkait masalah pribadi, kelompok dan lain sebagainya.

Meski mulanya jejaring sosial digunakan warganet sebagai ajang bersosialisasi, namun tidak sedikit juga warganya yang memanfaatkan hal tersebut sebagai tempat untuk melakukan hal-hal yang tidak seharusnya dilakukan, seperti menebar fitnah, menebar kebencian dan hal lainnya yang dapat menyebabkan perpecahan dikalangan masyarakat, bahkan sampai berimbas pada perpecahan negara.

Dari itu, diharapkan dengan semakin berkembangnya jejaring sosial dan semakin pesatnya pengguna di media sosial (medsos), diimbau dan diperingatkan kembali kepada seluruh penggunanya, terkhusus bagi warga masyarakat Kabupaten Pulang Pisah agat lebih bijaksana dan tidak menebar kebencian dengan membuat tulisan atau foto yang dapat meresahkan masyarakat.

"Karena seluruh kepolisian kini juga sudah membentuk cyber patrol, mereka terus memantau pengguna di medsos, salah satunya di Facebook. Para petugas cyber patrol bertugas memantau materi di medsos yang dianggap bisa menjadi viral dalam menyebarkan berita-berita yang tidak benar yang dampaknya nanti akan mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban dilingkungan masyarakat," ungkap Kapolres Pulang Pisau, AKBP Dedy Sumarsono, Minggu (1/4/2018).

Dikatakan Kapolres Dedy, masyarakat dalam menggunakan media sosial agar dimanfaatkan untuk hal-hal positif, bukan untuk hal yang negatif. Jika digunakan untuk menebar kebencian serta provokasi maka akan berdampak pada keresahan masyarakat dan tentunya akan mengganggu situasi daerah yang sudah kondusif.

"Kita harapkan khusus untuk warga Kabupaten Pulang Pisau, agar tidak terpancing jika mendapatkan adanya berita-berita atau pernyataan negatif di media sosial yang sumbernya belum jelas dan belum tentu kebenarannya. Bisa saja itu ulah ptovokator yang sengaja membuat suasana memanas, apalagi akunnya tidak jelas serta belum tentu warga daerah setempat," tandasnya.

Dari itu, Dedy kembali memgingatkan agat masyarakat Pulpus tidak mudah terpengaruh dan harus tetap waspada terhadap para provokasi yang tidak bertanggung jawab untuk mencoba mengganggu keamanan di Bumi Handep Hapakat ini melalui medsos.

"Tim Cyber kita terus memantau, dan kepolisian saat ini sudah canggih, sehingga dengan mudah menelusuri oknum-oknum penebar kebencian, hoax, SARA yang memprovokasi di medsos. Dari itu tetaplah santun dalam bersosial media," ucap Kapolres kembali.[manan]


TAG