Pjs Bupati: Tarif Sunan Drajat akan Disubsidi Pemerintah Pusat

Print Friendly and PDF


PULANG PISAU - Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Pulang Pisau (Pulpis), Muhammad Hata, kepada sejumlah awak media, Rabu (7/3/2018) mengungkapkan, untuk tahap awal operasional kapal Sunan Drajat yang melayani transportasi laut rute Pulang Pisau (Kalimantan Tengah)-Paciran (Lamongan) Jawa Timur, tarif penumpang akan disubsidi oleh pihak Kementrian Perhubungan Republik Indonesia (RI).

Dengan dibantunya subsidi itu, penumpang tentunya akan mendapatkan tarif yang lebih murah. Hata optimis beroperasionalnya kapal jenis ini dapat dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan pada bulan April 2018.

"Untuk tanggal kepastian operasional kapal ini akan dijadwalkan. Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau akan kembali menggelar rapat koordinasi di Surabaya bersama pihak terkait," katanya.

Dari hasil peninjauan persiapan operasional di Dermaga Bahaur, Hata mengungkapkan ada beberapa yang perlu dilengkapi sebagai penunjang beroperasional, yakni ketersediaan depo bahan bakar dan tangki air bersih.

Dari itu, dirinya meminta kepada Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pulpis untuk berkoordinasi dengan pihak PDAM dan Pertamina yang berada di daerah setempat .

"Semua pihak harus dilibatkan dalam pemantapan oprasional palabuhan itu," ucapnya.

Dikatakan Hata, Kapal Sunan Drajat nantinya akan menjadi alat transportasi di dermaga Bahaur-Paciran Pisau, dan juga sebaliknya yang mampu mengangkut sebanyak 43 buah mobil.

Selain mengangkut mobil, kapal juga mengangkut sebanyak 350 penumpang. Sebelum benar-benar aktif beroperasional terlebih dahulu dilakukan ujicoba atau uji sandar dan diperkirakan dilakukan pada Maret.

"Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau telah diundang oleh Pemerintah Jawa Timur untuk berkoordinasi terkait dengan persiapan dan rencana pengelolaan dari masing-masing pelabuhan atau dermaga," ungkapnya.

Selaku Pjs Bupati Pulang Pisau, Hatta mengaku bersyukur, dengan adanya rute pelayaran Bahaur-Paciran akan berdampak pada peningkatan perekonomian di daerah setempat.

Hata berharap, semoga nantinya banyak dukungan dan support dari kabupaten tetangga dan ibukota provinsi tentang keberadaan pelabuhan dan operasional kapal ini untuk mengangkut barang-barang hasil bumi dan lainnya ke Pulau Jawa.[manan]


TAG