Pemakaman Penjual Gado-gado Diiringi Isak Tangis

Print Friendly and PDF


BUNTOK - Unan seorang penjual gado-gado dan soto yang menggunakan kelotok (perahu bermesin) yang ditemukan mengapung tanpa nyawa di DAS Barito di wilayah Desa Babai Kecamatan Karau Kuala, Barito Selatan pada Rabu (21/3/2018).

Jumat (23/3/2018) sore, jasadnya dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum di lingkungan RT 3 Kelurahan Bangkuang.

Beberapa anggota keluarga dan puluhan warga yang mengelilingi pusara, terlihat tak kuasa menahan air mata ketika jenazah mulai diturunkan ke liang lahat dan dibacakan do'a.

Setelah makamnya tertutup tanah, putra almarhum Unan, Mansyur, sambil menahan tangis dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu prosesi pemakaman tersebut.

"Saya sebagai putra almarhum Unam mengucapkan permohonan maaf sebesar-besarnya jika selama hidupnya almarhum terdapat kesalahan, menyinggung, baik perkataan maupun perbuatan pada rekan-rekan saudara sahabat yang ada di sini," ujarnya.

Dilanjutkannya, Ia mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian, warga Desa Babai dan handai taulan serta seluruh warga masyarakat yang telah membantu dari pencarian sampai prosesi pemakaman.

"Saya ucapkan terima kasih atas bantuan dan perhatiannya," pungkasnya.[kenedy]


TAG