Optimalisasi Jalan Perusahaan, Pertamina Gandeng 10 BUMDes di Bartim

Print Friendly and PDF


TAMIANG LAYANG - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang tambang dan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM), Pertamina menggandeng sepuluh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Barito Timur, dalam pelaksanaan optimalisasi jalan aset perusahaan.

Peresmian dan sosialisasi, dalam upaya kerjasama optimalisasi jalan aset milik Pertamina, bekerjasama dengan sepuluh BUMDes di wilayah Kabupaten Bartim, Kamis (8/3/2018), yang kegiatannya dilaksanakan di Desa Jaweten, Kecamatan Dusun Timur. Terlihat sangat meriah, karena pada pembukaannya, diawali dengan rangkaian upacara ritual adat, tarian penyambut tamu undangan serta potong pantan dan penyembelihan satu ekor kerbau.        

     Dalam sambutannya, Bonorius yang merupakan Ketua BUMDes Mutiara, Desa Bentot, Kecamatan Patangkep Tutui, dan sebagai perwakilan dari sepuluh BUMDes rekanan Pertamina dalam proyek optimalisasi jalan aset tersebut, mengucapkan terima kasihnya kepada pihak Pertamina, yang telah menyetujui proposal, yang diajukan sepuluh BUMDes.

"Terima kasih kepada Pertamina, sebab permohonan kami (BUMDes) agar bisa ikut dalam hal mengelola serta merawat jalan milik pertamina, akhirnya disepakati oleh pihak perusahaan, serta telah ditanda tanganinya surat perjanjian sewa menyewa tanah jalan dan landing site pada tanggal 22 Februari 2018 lalu," ucap Bonorius.

Hal tersebut, dibenarkan oleh Ahmad Ruspandi, yang merupakan perwakilan dari pihak Pertamina.

"Memang betul, bahwa ada perjanjian antara pihak PT Pertamina (PERSERO) dengan sepuluh BUMDes di Bartim, yang ditanda tangani di Jakarta, beberapa waktu yang telah lalu," tukas Ahmad membenarkan.

Ketika dicecar pertanyaan, terkait apakah ada hubungan kerja antara pihak Pertamina dan kesepuluh BUMDes dengan PT Global Artha Lestari (GAL), yang juga nampak hadir dalam kegiatan tersebut. Pria yang biasa disapa Ruspandi ini, mengatakan bahwa dia tidak mengetahui secara jelas hal tersebut.

"Saya tidak tahu, tapi yang saya ketahui, adalah perjanjian antara pertamina dengan BUMDes, itu saja," jawabnya.            

Sementara itu, pihak PT GAL yang diwakili Legal officer, Kamarudin Abtami SH, saat dimintai keterangannya mengatakan, bahwa pihaknya merupakan mitra dari BUMDes.

"Kami (PT GAL), dalam hal ini merupakan mitra dari sepuluh BUMDes," akui Kamarudin.

Selanjutnya, Kamarudin menjelaskan dalam hal ini PT GAL bermitra dengan BUMDes dalam upaya proyek dimaksud, adalah mengawal kerjasama pihak Pertamina dengan BUMDes ini, agar bisa berjalan dengan baik.

"Tentunya kita patut bersyukur, karena salah satu perusahaan besar di indonesia seperti PT Pertamina ini, mau dan bisa bekerjasama dengan BUMDes, itu sangat luar biasa dan perlu kita apresiasi," ujarnya menutup pembicaraan.

Adapun kesepuluh BUMDes yang bekerjasama dengan pihak Pertamina, dalam pelaksanaan proyek optimalisasi jalan aset perusahaan tersebut, adalah BUMDes Barakat Sasameh milik desa Jaweten, BUMDes Murutuwu Sejahtera milik desa Murutuwu, BUMDes Berjaya Wa'o milik desa Sumur, BUMDes Mira Pakat milik desa Telang dan BUMDes Bina Bersama milik desa Telang Baru yang khusus mengerjakan di ruas wilayah desa Jaweten - Telang Baru.

Kemudian, BUMDes Mutiara milik desa Bentot, BUMDes Karya Sasameh milik desa Betang Nalong, BUMDes Karuntu Jaya milik desa Karang Langit, BUMDes Itung Janji milik desa Matarah dan BUMDes Daya Pakat milik desa Didi, yang mengurusi ruas di desa Bentot - desa Karang Langit.

Hadir dalam acara tersebut para pegawai Kecamatan, Bidang Humas Polres Bartim, serta beberapa Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) Bartim.[adi]


TAG