Dewan Minta Kejelasan Sengketa Pilkades Muara Singan

Print Friendly and PDF


BUNTOK - Anggota Komisi I DPRD Barito Selatan, meminta kejelasan penanganan sengketa pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Muara Singan, Kecamatan Gunung Bintang Awai (GBA).

Ditemui di Kantornya, Kamis (22/3/2018), Ketua Komisi I DPRD Barsel, Waldi, mengungkapkan bahwa pihaknya sangat mengharapkan agar tim pengkajian yang dibentuk Bupati Barsel, segera memberikan kejelasan keterangan menyangkut sengketa Pilkades Muara Singan, Kecamatan GBA, Barsel, kepada DPRD Barsel.

"Semestinya tim pengkajian segera memberikan keterangan terkait sengketa Pilkades Muara Singan," pintanya.

Permintaan tersebut, diakui oleh Waldi, dikarenakan pihaknya sebagai perwakilan masyarakat, wajib mengetahui sampai sejauh mana penanganan kasus tersebut, diproses oleh tim pengkajian yang dibentuk oleh Bupati.

"Semenjak pelaksanaan Rapat Dengar Pendapat (RDP) hingga saat ini, kami (DPRD) belum mendapatkan keterangan apapun dari tim Pengkajian menyangkut hal tersebut (sengketa pilkades)," akuinya.

mengapa kejelasan proses pemeriksaan terkait sengketa pilkades tersebut, harus diketahui oleh DPRD? Menurut Waldi, adalah sebagai bahan bagi DPRD, untuk ikut serta membantu dalam hal memberikan petunjuk, guna menemukan solusi yang tepat dalam penyelesaian kasus tersebut.

"Ya setidaknya kami bisa ikut serta memberikan masukkan, guna mencari solusi yang tepat dalam menyelesaikan sengketa tersebut," pungkasnya.

Sementara itu, sengketa Pilkades Muara Singan, mencuat kepermukaan setelah beberapa masyarakat dari desa tersebut, mendatangi DPRD beberapa waktu lalu, dan mengajukan gugatan terhadap Surat Keputusan (SK) Bupati Barsel, Nomor 188.45/426/2017 Tentang Pembatalan dan Penundaan Pilkades Muara Singan, tertanggal 27 Desember 2017.

Kemudian, pasca dilaksanakan RDP antara DPRD Barsel dengan tim pengkajian bentukan Bupati Barsel, 5 Februari 2018 lalu. Diketahui tim pengkajian telah melakukan pemeriksaan sebanyak tiga kali, terhadap beberapa orang terkait sengketa tersebut, dan yang terakhir dilaksanakan pada 12 Maret 2018.[tampetu]


TAG