Bermodal Rantai Babi Palsu, Pasutri Ini Menipu Banyak Korban

Print Friendly and PDF


SAMPIT - Merasa cuma dijanjikan tanpa ada niat mengembalikan, akhirnya Rustianur (44) melaporkan pasangan suami-istri yakni Kiswan (48) dan Mimin (30) ke Polsek Baamang, Kotawaringin Timur. Pasutri ini dilaporkan dengan dugaan penipuan.

Berdasarkan keterangan Korban Rustianur, pada Minggu 19 November 2017, pasangan Kiswan-Mimin ini mendatangi rumah korban yang beralamat di Jalan Bumi Raya I, RT 001/RW 001, Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotim.

Mereka bermaksud meminjam uang sebesar Rp20 juta dengan jaminan barang antik berupa rantai Babi. Menurut pasutri ini, nilai rantai babi bila dijual bisa mencapai Rp2 miliar, dan hal itu membuat korban Rustianur percaya lalu memberikan uang seperti yang diminta.

Kemudian pada 21 Maret 2017, pasutri berdomisili di Kota Palangkaraya ini kembali mendatangi korban untuk meminjam uang lagi dengan jumlah Rp10 juta. Korban juga masih mau memberikan pinjaman dengan mentransfer ke rekening pasutri tersebut. Mereka berjanji akan mengembalikan semua pinjaman dalam waktu secepatnya.

Setelah beberapa hari kemudian, korban Rustianur mencoba menghubungi pasangan tersebut namun tidak berhasil. Merasa sadar sudah ditipu oleh pasutri Kiswan-Mimin, akhirnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Baamang.

Mendapat laporan dari masyarakat, pihak Polsek Baamang segera melakukan penyidikan dan berhasil mengamankan pasangan suami-istri tersebut. Dari hasil sementara penyidikan, rupanya pasangan ini telah sering melakukan modus serupa di berbagai tempat.

Sebut saja seperti di Barito Utara, mereka berhasil menggasak Rp25 juta. Kemudian di Pulang Pisau Rp5 juta, di Purukcahu Rp60 juta. Alhasil, total selama tiga bulan modus penipuan yang mereka jalankan berhasil meraup uang kurang lebih sebesar Rp100 juta.

Adapun barang bukti yang disita petugas, berupa uang tunai Rp1,5 juta, datu rantai babi palsu, bukti transfer Bank BRI dan satu unit sepeda motor dengan Plat Nomor KH 3458 YC.

"Untuk saat ini kedua pelaku sudah diamankan untuk dimintai keterangan, dan tidak tertutup kemungkinan masih ada korban lain lagi yang belum melaporkan perbuatan mereka itu. Kita akan terus kembangkan kasus ini," ujar Kapolsek Baamang, AKP Agoes Trigonggo, Jumat (23/3/2018).[danny]


TAG