• Latest News

    Selasa, 13 Februari 2018

    Waduh...!! Kepala Puskesmas Bahaur Ikut Politik?


    PULANG PISAU - Kepala Puskesmas yang bertugas di Kecamatan Bahaur Hilir, Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) diduga terindikasi ikut berpolitik praktis. Pasalnya, Kepala Puskesmas Bahaur Hilir berinisial KTO, tampak hadir pada acara syukuran yang digelar oleh Pasangan Calon (Paslon) Edy - Taty di posko pemenangan paslon petahana itu usai pencabutan nomor urut paslon Bupati - Wakil Bupati Pulpis periode 2018-2023.

    Sebagimana yang sudah diatur, sesuai pasal 9 ayat (2) UU ASN bahwa pegawai ASN harus bebas dari pengaruh dan intervensi semua golongan dan pertai politik.

    Saat dikonfirmasi sejumlah awak media, Selasa (13/2/2018) yang tidak jauh dari lokasi posko pemenangan Edy - Taty, yang bersangkutan benar mengakui, bahwa saat itu dirinya sedang menghadiri acara syukuran yang diselenggarakan oleh pihak Edy - Taty di posko pemenanganya. Namun, dirinya menepis kalau dibilang ikut dalam politik.

    "Bagini mas, saya hadir pada acara syukuran Edy - Taty itu karena kebetulan saya dan istri saya ada kegiatan di Pulpis dan kebetulan salah satu mobil saya di carter/disewa oleh rombongan tim Edy - Taty dari Bahaur. Jadi saya terpaksa harus berada dilokasi acara tersebut," katanya menjelaskan.

    Selain itu, lanjut KTO, kenapa dirinya sampai masuk kedalam posko pemenangan Edy - Taty yang pada saat itu berlangsungnya acara syukuran, kebetulan battry handphone saya drop/habis, dari itu saya ijin dengan salah satu timses Edy - Taty yang kebetulan sebagai saudara angkat saya.

    "Jadi menurut saya, saya tidak ikut-ikutan dalam politik, kan cuman ikut ngeces hape dan kebetulan mobil saya di sewa," ucapnya.

    Ditanya kenapa tidak bertugas pada jam kerja, KTO mengatakan, bahwa dirinya saat itu sedang izin, sehingga pada jam kerja tidak masuk kantor. Dan hal itu sudah diketahui atasannya dalam hal ini dinas terkait.

    Sementara itu menanggapi hal tersebut, Ketua Panwaslu Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis), Ubeng Itun melalui Divisi Penindakan Pelanggaran, Hepro Nopriyanto, saat ditemui KabarKalteng di ruang kerjanya, Selasa (13/2/2018) menjelaskan, bagaimanapun yang namanya ASN itu tidak dibenarkan untuk ikutan-ikutan dalam politik.

    Terkait ada informasi adanya ASN yang hadir pada acara syukuran di salah satu tempat pasangan calon (Paslon), dalam hal ini pihaknya belum bisa memastikan apakah ASN tersebut ikut dalam politik atau seperti apa yang pastinya kita belum mendapat laporan resmi. Namun, informasi tersebut akan tetap ditindaklanjuti.

    "Dalam hal ini kami belum bisa mengatakan hal itu masuk dalam pelanggaran ataupun ASN tersebut tidak netral. Tapi yang pastinya kabar ini tetap akan kita tindaklanjuti, kalau memang ada tindakan ataupun dugaan keterlibatan ASN tersebut dalam politik," ujar Hepro Nopriyanto.

    Selanjutnya, Hepro mengatakan, memang pihaknya tidak disampaikan terkait adanya semacam syukuran yang dilaksanakan oleh kedua paslon. Dari itu menurut Hepro, maksud dan tujuan keberadaan ASN yang disebutkan itu berada di lokasi salah satu paslon ada maksud dan tujuan apa?

    "Intinya kita dalam setiap laporan dari masyarakat, tetap kita tindaklanjuti. Namun prosedur pelaporan harus disertai bukti formil dan materil," tegasnya.

    Sedikit ditambahkan Hepro, bahwa dalam proses temuan yang dapat ditindaklanjuti itu di antaranya terkait sengketa pemilihan, pidana, pelanggaran administratif dan kode etik.[tim redaksi]


    • Komentar
    • Facebook Komentar

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Waduh...!! Kepala Puskesmas Bahaur Ikut Politik? Rating: 5 Reviewed By: Kabar Kalteng
    Scroll to Top