Tunjukan Kepedulian, Polres Pulpis Kunjungi Bocah Pengidap Disabilitas

Print Friendly and PDF


PULANG PISAU -  Tuhan menciptakan manusia bermacam-macam. Tidak semua memiliki kesempurnaan seperti halnya yang dialami Rerenatalia (15) warga Desa Gohong, RT. 02, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau. Di mana dirinya semenjak balita sudah  mengudap disabilitas berat. Ditambah lagi keadaan ekonomi orangtuanya di bawah garis kemiskinan.

Melihat hal tersebut, membuat Kapolres Pulpis, AKBP Dedy Sumarsono merasa terharu dan iba. Selasa, (27/2/2018) sekitar pukul 08.00 WIB, dirinya yang didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Pulang Pisau, Ny Atik Dedy Sumarsono, disela kesibukanya, menyempatakan diri untuk mengunjungi warga tersebut.

Hal ini dilakukan pihaknya setelah menerima kabar bahwa di wilayah hukumnya terdapat warga yang mengidap disabilitas berat dengan ditambah kondisi ekonomi keluarga yang lemah.

Selain orang nomor satu di jajaran Polres Pulpis itu, juga turut hadir Wakapolres Kompol Endro Aribowo, Kasatbinmas AKP. Boiran Iwan Santosa serta Wakil Ketua Cabang Bhayangkari Pulpis Ny. Ivonne Endro.

Pihaknya dalam kunjungan tersebut menunjukkan kepeduliannya dengan memberikan bingkisan berupa sembako kepada keluarga dan anak yang dimaksud.

"Semestinya anak seusia Reren ini sudah mengecap pendidikan, paling tidak sudah duduk di bangku kelas 3 SMP. Namun, karena keterbatalan fisiknya, terpaksa ia tidak bisa mendapatkan pendidikan," ucap Kapolres pada kesempatan itu.

Diketahui, kata Kapolres, anak pertama dari pasangan Bapak Kawung - Ibu Mariani ini mengalami sakit sejak berumur 2,5 bulan dan sampai sekarang tidak masih belum bisa melakujan aktifitas seperti anak-anak normal lainnya. Hal ini tentunya membuat hati nurani kita sangat tersentu.

"Kurang lebih 10 tahun yang lalu pernah membawa anaknya ke rumah sakit, namun karena keterbatasan biaya orang tuanya meminta pulang dan dirawat di rumah saja," terangnya.

Selanjutnya, motivasi juga diberikan oleh Ketua Bhyangkari Cabang Pulang Pisau kepada orangtua Reren, agar kiranya lebih sabar menghadapi ujian ini, tetap berusaha yang terbaik dan yakin bahwa Tuhan Yang Maha Kuasa. Karena di balik semua ini ada rencana hanya Tuhan yang lebih baik yang indah.

"Alhamdulillah sekarang anak tersebut sudah dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif," ujar ketua Bhayangkari.[manan]


TAG